Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Gempa M 7,5 Jepang Picu Tanah Bergeser Sampai 3 Meter
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 di Prefektur Ishikawa, Jepang, telah menyebabkan pergeseran tanah hingga tiga meter di wilayah Noto.
Otoritas Informasi Geospasial Jepang (GSI) melaporkan hasil analisa sebelum dan sesudah gempa terjadi. Data itu dikumpulkan oleh satelit observasi bumi DAICHI-2.
Menurut pejabat GSI, ada perubahan kerak di Semenanjung Noto hingga 3 meter di bagian barat Kota Wajima. Perubahan ini juga terjadi maksimum 1 meter di bagian utara Kota Suzu.
Meski begitu, para pejabat GSI mengaku tak bisa menentukan ke arah mana tanah itu telah bergeser.
Diberitakan NHK, para pejabat mengatakan pergeseran tanah berkisar antara 1 hingga 2 meter pernah terjadi saat gempa 2016 silam di Prefektur Kumamoto.
Perubahan kerak sebesar 1,5 meter juga pernah terjadi akibat gempa magnitudo 7,2 di Prefektur Iwate dan Miyagi pada 2008.
GSI menyatakan angka awal menunjukkan bahwa titik pengamatan di Kota Wajima bergerak horizontal sekitar 1,3 meter ke barat.
Hasil analisis juga menampilkan pergeseran ke barat sekitar 1 meter di Kota Anamizu dan 80 sentimeter di Kota Suzu.
Menurut GSI, pergeseran tanah sebesar ini bisa menghancurkan bangunan di wilayah tersebut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Jepang dan berpusat di Prefektur Ishikawa pada 1 Januari lalu.
Bencana itu menewaskan setidaknya 62 orang dan memicu gelombang tsunami setinggi lebih dari satu meter, kebakaran besar, serta pecahan pada jalanan.
Dampak gempa paling besar dirasakan di Semenanjung Noto, dengan ratusan rumah dilalap api dan yang lainnya rata dengan tanah.
Saat ini, ada 1.315 warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Prefektur Ishikawa. Sebanyak 105 WNI berada di shelter-shelter lokasi pengungsian.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Kedutaan Besar RI Tokyo sudah mulai mendistribusikan bantuan logistik bagi WNI terdampak gempa yang meminta bantuan.
Otoritas setempat juga telah mencabut peringatan tsunami, namun tetap memperingatkan kemungkinan gempa susulan dalam sepekan ke depan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1495 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1128 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 973 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 861 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik