Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Gubernur Bali Mendorong Pesraman Tingkarkan Kualitas Umat dan Kehidupan Beragama
Rabu, 27 Desember 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendorong peran pasraman dalam meningkatkan kualitas umat dan kehidupan beragama. Lebih dari itu, keberadaan pasraman diharapkan mampu menepis kesan kalau Agama Hindu itu memberatkan umatnya.
Penegasan itu disampaikan Gubernur Pastika saat membuka sarasehan yang digelar Perkumpulan Pasraman Indonesia (PPI) di Wisada Asrham Candikuning, Tabanan, Selasa (26/12).
Lebih jauh Pastika menyinggung makin semaraknya kehidupan beragama yang ditandai dengan meriah dan megahnya pelaksanaan upacara yadnya. Ia mengurai, hampir di setiap desa pakraman, banjar, pura hingga level keluarga yang mampu maupun tidak mampu berupaya menggelar upacara yang menelan dana sangat banyak dan mungkin memberatkan umat. Namun Pastika mempertanyakan apakah semua umat sudah paham dengan makna yadnya yang mereka laksanakan.
"Apakah mereka bahagia dalam melaksanakan yadnya atau sebaliknya menjadi beban baik secara psikis dan ekonomi," tanyanya.
Mencermati penomena ini, Pastika khawatir muncul kesan kalau Agama Hindu itu mempersulit dan memberatkan. "Kalau mempersulit, itu tak ada gunanya. Agama harus mempermudah kehidupan. Religion for Life," terangnya.
Padahal jika dipahami dan dilaksanakan secara benar, Weda sebagai kitab suci Agama Hindu adalah sumber ilmu yang ilmiah dan tidak dapat dibantah kebenarannya. Namun Pastika mensinyalir ada yang kurang tepat dalam proses internalisasi kepada umat, baik melalui pendidikan formal, pengasuhan di pasraman atau tempat lain Sehingga belum mengarah pada kemauan dan kemampuan umat untuk mempraktikkan ajaran Hindusm dalam kehidupan nyata.
Pada bagian lain, Pastika yang baru didaulat menjadi Presiden World Hindu Parisad ingin menjadikan Bali sebagai aquator perkembangan hindu dunia. Karenanya, Ia sangat mengapresiasi gagasan PPI menggelar sarasehan yang mengusung tema "Melalui Yadnya Sattwika Kita Wujudkan Kesejahteraan Bersama".
Orang nomor satu di Bali ini berpendapat, tema tersebut sangat relevan dengan dinamika Hindu saat ini. Kegiatan semacam ini dinilai sebagai wahana yang tepat untuk bertukar pandangan, menyerap masukan dan saran serta mengevaluasi perkembangan agama hindu di Pulau Dewata.
Masih dalam sambutannya, Pastika mengingatkan kalau agama terdiri atas tiga unsur sebagai satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan yaitu tatwa (filsafat), susila (etika) dan upacara (ritual). Ketiga unsur itu harus diajarkan dan diterapkan seluruh umat secara utuh dalam kehidupan beragama.
"Seseorang belum disebut beragama kalau hanya memahami dan melaksanakan satu atau dua unsur tersebut. Mungkin itulah yang terjadi saat ini sehingga perdebatan tentang beragama dan tidak beragama masih terjadi," bebernya.
Selanjutnya, Pastika juga menjelaskan berbagai kejadian di berbagai belahan dunia yang dikaitkan dengan agama seperti munculnya radikalisme, penyalahgunaan agama hingga agama yang mulai ditinggalkan. Menurutnya, agama ditinggalkan penganutnya karena masih dipandang sebagai dogma atau doktrin, belum dipahami sebagai sumber ilmu dan sumber kehidupan. Pastika berharap, agama hindu yang bersumber dari weda harus mampu membuat umat untuk "hidup".
Sementara itu, Ketua Panitia Sarasehan Ketut Darmika menerangkan bahwa sarasehan diikuti 40 pimpinan pasraman dari seluruh Bali. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi gerakan perbaharuan Hindu agar tak terkesan ribet, mahal dan memberatkan umat. Sarasehan akan merumuskan rekomendasi pada pihak terkait demi kemajuan hindu.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8467 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5817 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3642 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2470 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026