Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Gubernur Pastika Ajak Pasemetonan Pasek Bersatu dan Jengah
Senin, 4 Juni 2018,
23:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com,Klungkung. Keberadaan Pura Pura Penataran Agung Catur Parhayangan Ratu Pasek bagi pasemetonan Pasek ini diharapkan dapat mempersatukan umat khususnya semeton pasek agar tidak terpecah. Untuk itu Gubernur Pastika mengajak seluruh semeton Pasek untuk bersatu dan memiliki rasa jengah agar pasemetonan Pasek bisa terus menjadi besar.
[pilihan-redaksi]
Hal itu disampaikannya pada saat melaksanakan persembahyangan dalam rangka puncak karya di Pura Penataran Agung Catur Parhayangan Ratu Pasek, Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Senin (4/6). Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra.
Hal itu disampaikannya pada saat melaksanakan persembahyangan dalam rangka puncak karya di Pura Penataran Agung Catur Parhayangan Ratu Pasek, Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Senin (4/6). Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pastika mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memiliki ide, gagasan dan pemikiran demi terwujudnya Pura Penataran Agung Catur Parhayangan Ratu Pasek.
"Saya merasa bahagia dan gembira, menyaksikan sesama pasemetonan pasek menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mewujudkan Pura (Pura Penataran Agung Catur Parhayangan Ratu Pasek-red) ini. Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada penglisir, sulinggih, pinandita yang telah mempelopori pendirian Pura ini. Apabila kita bersatu dan jengah, maka pasemetonan Pasek dapat menjadi kekuatan terbesar di bali dan Nusantara. Fungsi Pura disamping untuk tempat sembahyang, namun juga sebagai tempat pemersatu. Gunakan Pura ini untuk mempersatukan kita semua," ujar Pastika dihadapan umat yang hadir.
[pilihan-redaksi2]
Lebih lanjut, Pastika meminta semeton Pasek untuk memiliki rasa tanggungjawab terhadap keberadaan Bali maupun Hindu. Pastika juga meminta kepada generasi muda Pasek untuk menunjukkan kualitas guna menjadi pemimpin kedepan, karena generasi muda akan menjadi tumpuan bagi masa depan.
Lebih lanjut, Pastika meminta semeton Pasek untuk memiliki rasa tanggungjawab terhadap keberadaan Bali maupun Hindu. Pastika juga meminta kepada generasi muda Pasek untuk menunjukkan kualitas guna menjadi pemimpin kedepan, karena generasi muda akan menjadi tumpuan bagi masa depan.
"Kita (semeton Pasek-red) harus bertanggungjawab terhadap Bali dan Hindu. Kita tunjukkan dengan prilaku kita. Berpikir, berkata, berbuat yang benar sesuai dengan ajaran dharma. Saya minta kepada semeton Pasek, tunjukkan kualitas kita yang sebenarnya. Bahwa kita bukan parekan, kita bukan budak, kita tidak bodoh. Tunjukkan bahwa kita layak menjadi yang lebih tinggi. Generasi muda harus jengah karena kalian akan menjadi tumpuan masa depan kita. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk bersatu, kita harus siapkan generasi untuk menjadi pemimpin Bali selanjutnya," pungkasnya. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026