Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Gunung Gempa, Kapal Hantu Nongol ke Permukaan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Salah satu gunung berapi paling berbahaya di Jepang, Suribachi diguncang gempa dan membuat puluhan kapal yang sudah tenggelam kembali muncul ke permukaan.
Kapal hantu itu tenggelam selama pertempuran Iwo Jima, salah satu pertempuran paling epik Perang Dunia II dan yang paling berdarah dalam sejarah Marinir AS.
Foto satelit dari Japan's All Nippon News menunjukkan puing-puing 24 kapal Jepang yang ditangkap oleh Angkatan Laut AS di bagian akhir perang.
"Wilayah laut yang berubah warna telah menyebar ke daerah sekitarnya," kata Setsuya Nakada, direktur Pusat Promosi Penelitian Gunung Berapi pemerintah, dalam wawancara dengan Japan's All Nippon News.
"(Hal ini) menunjukkan bahwa aktivitas gunung berapi belum berkurang. Ada kemungkinan letusan besar di Iwo Jima."
Menurut data Oregon State University, setidaknya ada 10 letusan di Iwo Jima dengan yang terbaru pada tahun 1982.
Kapal itu dipindahkan ke bagian barat Iwo Jima untuk membentuk pelabuhan, karena pulau itu tidak memiliki pelabuhan pada masanya.
Seiring dengan aktivitas seismik dari Gunung Suribachi, dasar laut menjadi semakin tinggi, khususnya di bagian barat pulau. Gunung meletus juga membuat kapal-kapal yang tenggelam di dasar laut tertimbun abu vulkanik.
Mulanya, kapal-kapal itu digunakan sebagai pemecah gelombang untuk melindungi kapal lain yang sedang menurunkan tentara dan material.
Pulau ini juga dikenal sebagai Pantai Brown pada peta invasi, yang dibuat untuk mendukung pangkalan militer AS sebelum serangan di daratan Jepang.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3415 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 683 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun