Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gunung Gempa, Kapal Hantu Nongol ke Permukaan

Kamis, 21 Oktober 2021, 17:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Gunung Gempa, Kapal Hantu Nongol ke Permukaan

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Salah satu gunung berapi paling berbahaya di Jepang, Suribachi diguncang gempa dan membuat puluhan kapal yang sudah tenggelam kembali muncul ke permukaan.

Kapal hantu itu tenggelam selama pertempuran Iwo Jima, salah satu pertempuran paling epik Perang Dunia II dan yang paling berdarah dalam sejarah Marinir AS.

Foto satelit dari Japan's All Nippon News menunjukkan puing-puing 24 kapal Jepang yang ditangkap oleh Angkatan Laut AS di bagian akhir perang.

"Wilayah laut yang berubah warna telah menyebar ke daerah sekitarnya," kata Setsuya Nakada, direktur Pusat Promosi Penelitian Gunung Berapi pemerintah, dalam wawancara dengan Japan's All Nippon News.

"(Hal ini) menunjukkan bahwa aktivitas gunung berapi belum berkurang. Ada kemungkinan letusan besar di Iwo Jima."

Menurut data Oregon State University, setidaknya ada 10 letusan di Iwo Jima dengan yang terbaru pada tahun 1982.

Kapal itu dipindahkan ke bagian barat Iwo Jima untuk membentuk pelabuhan, karena pulau itu tidak memiliki pelabuhan pada masanya.

Seiring dengan aktivitas seismik dari Gunung Suribachi, dasar laut menjadi semakin tinggi, khususnya di bagian barat pulau. Gunung meletus juga membuat kapal-kapal yang tenggelam di dasar laut tertimbun abu vulkanik.

Mulanya, kapal-kapal itu digunakan sebagai pemecah gelombang untuk melindungi kapal lain yang sedang menurunkan tentara dan material.

Pulau ini juga dikenal sebagai Pantai Brown pada peta invasi, yang dibuat untuk mendukung pangkalan militer AS sebelum serangan di daratan Jepang.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami