Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Hamas Setuju Gencatan Senjata di Gaza, Warga Palestina Nangis Bahagia
beritabali.com/cnnindonesia.com/Hamas Setuju Gencatan Senjata di Gaza, Warga Palestina Nangis Bahagia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok militan Hamas menyetujui gencatan senjata di Gaza usai peperangan yang berlangsung selama tujuh bulan.
Pemimpin Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh menyampaikan hal tersebut kepada negara mediator Qatar dan Mesir.
"Ismail Haniyeh menelepon Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, dan dengan Menteri Intelijen Mesir, Abbas Kamel. Untuk memberi tahu mereka tentang persetujuan Hamas terhadap proposal kesepakatan gencatan senjata," kata Hamas dalam pernyataan resminya dikutip dari AFP, Selasa (7/5).
Seorang pejabat senior Hamas mengatakan Israel harus segera memutuskan apakah menerima atau menolak gencatan senjata di Gaza.
"Setelah Hamas setuju dengan proposal mediator untuk gencatan senjata, sekarang giliran Israel, apakah akan setuju dengan perjanjian gencatan senjata atau menghalanginya," kata pejabat yang tidak disebutkan namanya.
Kabar Hamas menyetujui gencatan senjata di Gaza disambut riuh warga Palestina. Kerumunan warga Palestina bersorak dan menembakkan kembang api ke udara di jalanan Kota Rafah.
"Orang-orang menangis bahagia, melantunkan Allahu Akbar dan menembak kembang api ke udara untuk merayakan kabar tersebut," kata koresponden AFP.
Sebelumnya kesepakatan gencatan senjata di Gaza selalu mandek.
Seorang pejabat Hamas mengatakan Israel tak bisa hanya menginginkan kesepakatan pembebasan sandera, tanpa mengakhiri agresinya di Gaza.
"Hamas tidak akan setuju dalam keadaan apa pun untuk kesepakatan yang tidak secara eksplisit mencakup penghentian perang di Gaza," kata pejabat itu, dikutip New Arab.
"Tidak akan ada kesepakatan tanpa penghentian total perang dan penarikan pendudukan [Israel] dari seluruh Jalur Gaza," ungkap pejabat itu secara anonim.
Sementara pihak Israel mengklaim kegagalan Hamas untuk "merelakan" tuntutannya demi mengakhiri perang, telah menggagalkan kemungkinan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1392 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1059 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 900 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik