Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Heboh, 2 Jenazah Covid-19 Tertukar di Gianyar

Jumat, 13 Agustus 2021, 18:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dua jenazah covid-19 di Gianyar tertukar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Peristiwa heboh terjadi di Gianyar, dimana saat penguburan jenazah Covid-19 terjadi di Desa Adat Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kamis (12/8) malam. 

Lantaran, dua jenazah dengan nama persis sama, Ni Gusti Made Rai diduga tertukar lantaran pihak keluarga tidak diizinkan membuka peti jenazah untuk memastikan. 

Yang membedakan dua jenazah ini hanya alamat asal. Satunya jenazah atas nama Ni Gusti Made Rai, 65, asal Banjar Tengkulak Kaja Kauh (lebih muda) rencana akan dikremasi. Satunya lagi, Ni Gusti Made Rai, 82, asal Banjar Tengkulak Kaja Kangin (lebih tua) langsung dikubur. 

Akibat diduga kurang teliti ini, jenazah yang semestinya dikremasi justru dikirim dari Forensik RSUP Sanglah ke Setra Dalem Tengkulak Kaja untuk dikubur. Sehingga terjadi peristiwa salah kubur. 

Bendesa Adat Tengkulak Kaja, I Made Selamet membenarkan kejadian heboh ini. "Ya, semalam kami dikagetkan dengan adanya jenazah tertukar ini. Kami di Adat sempat bingung, akhirnya setelah rembug dengan prajuru dan keluarga dua pihak, kedua jenazah disepakati sama-sama dikubur. Yang kremasi dibatalkan," ungkapnya saat ditemui di kediamannya, Jumat (13/8). 

Kehebohan terjadi karena jenazah yang semestinya dikremasi sudah terlanjur dikubur. Sesuai dresta Adat setempat, kuburan tidak boleh atau pantang digali kembali. 

"Kuburan hanya bisa diendagin atau dibuka ketika akan dilakukan pengabenan. Kasus ini, kan baru saja dikubur diupacarai nyulubang. Tidak mungkin beberapa jam kemudian kita gali. Khawatirnya ada hal-hal yang terjadi di luar kendali, maka demi kebaikan bersama akhirnya kedua jenazah dikubur," jelasnya. 

Dari kejadian heboh ini, Bendesa Made Selamet mengaku sempat syok. "Yang kami khawatirkan kan ketika jenazah tertukar lintas kabupaten. Pasti akan sulit. Nah, ini termasuk bisa kita handle karena masih satu desa adat," ungkapnya. 

Bendesa Made Selamet mengatakan kejadian ini sudah diterima oleh kedua keluarga. Kini, dua jenazah yang tertukar sudah dikubur berjejer di Setra Adat Tengkulak.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami