Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Hipertensi Kumat, Pemilik Toserba Tumbang
Beritabali.com, Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Mengetahui toserba Citra Anugrah miliknya ludes terbakar, Siswanto yang diketahui mengidap hipertensi langsung tumbang tak sadarkan diri. Pria kelahiran Purwoharjo, Banyuwangi, Jatim ini terpaksa harus diboyong ke RSUD Negara dan hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemkab Jembrana itu.
Informasi yang dihimpun, Selasa (12/1) menyebutkan Siswanto sehari-harinya memang tidak tidur di toserba itu. Namun Siswanto tinggal di Lingkungan Biluk Poh, Tegalcangkring, Mendoyo tidak jauh dari lokasi kejadian.
Mendengar tokonya ludes terbakar, Siswanto yang diketahui menderita hipertensi langsung tumbang tidak sadarkan diri sehingga harus diboyong ke RSUD Negara.
Hingga saat itu, Siswanto masih di rawat di rumah sakit milik Pemkab Jembrana itu. Selain itu, kebakaran toserba tersebut juga mengakibatkan kabel listrik dan telepon di sekitar lokasi itu terputus. Atas musibah kebakaran tersebut, banyak warga yang menafsirkan kerugian yang diderita Siswanto hingga ratusan juta.
Pasalnya, toserba yang lebih dikenal menjual jamu itu juga menyediakan berbagai perlengkapan rumah tangga seperti, perlengkapan sekolah, minyak wangi, pakaian sekolah dan gas.
Selain itu, di dalam toserba itu masih ada sejumlah barang elektronik seperti televisi, radio dan kulkas. Mungkin suara ledakan itu asalnya ledakan tabung gas, ujar warga sekitar.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 341 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 273 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun