Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Hotel di Senggigi Gelar Kompetisi Barista Gaet Wisatawan
BERITABALI.COM, NTB.
Menarik minat para wisatawan untuk menginap di hotel-hotel kawasan wisata Senggigi dan mendukung program kepariwisataan di Lombok barat, akan diselenggarakan atraksi kompetisi roasting kopi.
[pilihan-redaksi]
Kompetisi akan dilaksanakan tanggal 21 Desember 2019, diikuti 50an para peracik kopi atau disebut Barista. Alasan memilih kopi sebagai kompetisi, untuk mendukung konsep Halal Tourism yang sudah menjadi trade mark pariwisata NTB.
"Kita tidak menjual minuman yang beralkohol, untuk mendukung Halal Tourism di NTB," kata Zulfadi, Manajer Operasional Svarga Hotel, yang berada di kawasan Kerandangan Senggigi, Sabtu (16/11).
Menurut Zulfadi, hampir semua hotel dan restoran di kawasan Senggigi memiliki barista dan menyediakan kopi sebagai menu wajibnya.
"Kompetisi ini bisa menjadi ajang kumpul-kumpul para barista. Mereka kan punya asosiasi juga," terang Zulfadi, seraya menjelaskan Svarga Hotel berbintang empat ini, selaku penggagas acara kompetisi roasting kopi.
Sementara itu Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid mengaku antusias dengan rencana pihak Svarga Hotel untuk menyelenggarakan kompetisi roasting kopi. Karena kopi adalah salah satu kekayaan alam Indonesia.
"Tidak ada daerah di Indonesia yang tidak memiliki kopi yang khas," ujar Bupati Fauzan, saat mengunjungi dan mencicipi kopi di restoran Svarga Hotel.
Menurut Fauzan, bulan Desember ini adalah musim turis mancanegara liburan. Jafi kompetisi roasting kopi ini akan menjadi atraksi tersendiri buat wisatawan. Pihaknya pun memastikan, bahwa melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pariwisata akan mendukung penuh kegiatan tersebut.
Di Lombok barat sendiri menurut Fauzan, sangat kuat dengan tradisi minum kopi. Untuk para petaninya, banyak berkembang di kawasan hutan Sesaot Narmada, hutan Pusuk, dan di gunung Sasak Kuripan. Bahkan untuk gunung Sasak di akhir tahun ini akan ditanami 200an hektar lahan untuk pertanian kopi. Fauzan berharap kopi masih bisa berkembang lagi di kawasan lain.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan