Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Houthi Yaman Serang Kapal Perang AS di Yaman Pakai Drone-Rudal
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok milisi Houthi menyerang kapal-kapal perang Amerika Serikat yang berlayar di lepas pantai Yaman, menggunakan rentetan drone dan rudal.
Juru bicara Kementerian Pertahanan AS Mayor Jenderal Angkatan Udara Patrick Ryder mengatakan bahwa Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) telah diserang oleh drone dan rudal milik Houthi saat transit di selat Bab al-Mandeb.
Kendati begitu, pihaknya berhasil menghalau sejumlah serangan dan memukul mundur Houthi.
"[CENTCOM] berhasil memukul mundur beberapa serangan Houthi yang didukung Iran selama transit di selat Bab al-Mandeb," kata Ryder pada Selasa (12/11), seperti dikutip Al Jazeera.
Ryder mengatakan dua kapal perusak berpeluru kendali, USS Stockdale dan USS Spruance, termasuk di antara kapal AS yang diserang Houthi. Kedua kapal itu diberondong oleh setidaknya delapan drone serang, lima rudal balistik antikapal, dan tiga rudal jelajah antikapal.
Seluruh drone dan rudal menurutnya berhasil dilawan dan tak ada satu pun yang merusak kapal. Tak ada pula personel AS yang terluka dalam serangan tersebut.
Ryder menambahkan dirinya sejauh ini tidak mengetahui apakah ada serangan terhadap kapal induk USS Abraham Lincoln.
Pada Selasa, Houthi mengeklaim telah melancarkan "operasi militer khusus" terhadap Angkatan Laut AS dalam serangan yang berlangsung selama delapan jam.
Serangan itu diklaim menargetkan kapal induk AS Abraham Lincoln dan dua kapal perusak AS.
"Operasi pertama menargetkan kapal induk Amerika (Abraham Lincoln) yang terletak di Laut Arab dengan sejumlah rudal jelajah dan drone," kata juru bicara militer Houthi Yahya Sarea dalam sebuah pernyataan.
"Operasi lainnya menargetkan dua kapal perusak Amerika di Laut Merah dengan sejumlah rudal balistik dan drone," lanjutnya.
Sejak November 2023, milisi Houthi telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut merah dan Teluk Aden. Serangan-serangan itu merupakan bentuk solidaritas Houthi dengan Palestina.
Lebih dari 90 kapal dengan rudal dan drone telah diserang Houthi selama kurun waktu tersebut. Setidaknya empat personel tewas dan dua kapal tenggelam imbas serangan Houthi.
Kelompok milisi ini telah bersumpah bakal terus menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel jika Negeri Zionis tidak segera menghentikan agresinya di Jalur Gaza.
AS dan Inggris sudah beberapa kali menyerang target-target di area yang dikuasai Houthi sebagai tanggapan atas serangan kelompok itu di Laut Merah. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang