Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hujan Deras, Akses SDN 4 Pucaksari Jebol dan SMPN 3 Busungbiu Terdampak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Buleleng diguyur hujan deras pada Kamis (15/1) sore yang mengakibatkan ruas jalan di Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, jebol. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju SD Negeri 4 Pucaksari, sehingga aktivitas menuju sekolah terganggu.
Kepala SD Negeri 4 Pucaksari, I Ketut Dipayana, menjelaskan kerusakan terjadi akibat meluapnya air Tukad Saba yang mengalir sangat deras hingga menggerus badan jalan selebar sekitar tiga meter. Kondisi ini menyulitkan sejumlah siswa dan guru yang biasanya melintas dari arah utara.
“Untuk kondisi sekolah aman. Hanya akses jalan menuju ke sekolah saja yang putus. Jalan itu biasanya hanya dilintasi 8 siswa dan sebagian besar guru. Sementara siswa yang lain biasanya lewat dari arah selatan, itu masih aman,” terangnya.
Akibat putusnya akses jalan tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menginstruksikan agar proses pembelajaran sementara dilakukan secara daring. Namun demikian, pihak sekolah masih perlu berkoordinasi dengan Komite Sekolah terkait kesiapan orang tua siswa.
“Pembelajaran daring memang pernah dilakukan waktu Covid. Tapi untuk sekarang perlu juga kami bicarakan terkait kesiapan orangtua, karena kalau daring kan butuh kuota internet sementara kondisi ekonomi siswa kami beragam,” katanya.
Selain di Desa Titab, hujan lebat juga menyebabkan Tukad Pulukan di Kecamatan Busungbiu meluap dan menggerus tembok penyengker SMP Negeri 3 Busungbiu. Dampak luapan air ini menimbulkan kerusakan cukup serius di lingkungan sekolah.
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menyebutkan kerusakan parah terjadi di sisi barat sekolah yang bersebelahan langsung dengan aliran Tukad Pulukan. Bahkan, halaman sekolah sempat tergenang air dan nyaris masuk ke ruang kelas.
“Sejauh ini airnya baru menggenang di halaman sekolah. Untuk ruang kelas masih aman, karena pondasinya agak tinggi. Mudah-mudahan curah hujannya bisa menurun, agar luapan air di Tukad Pulukan tidak sampai menggerus bangunan sekolah dan tidak masuk sampai ke ruang kelas,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Disdikpora Buleleng juga menginstruksikan pembelajaran di SMP Negeri 3 Busungbiu dilakukan secara daring demi keselamatan siswa dan guru. Sementara itu, perbaikan tembok sekolah yang jebol akan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan