Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Hujan Deras, Akses SDN 4 Pucaksari Jebol dan SMPN 3 Busungbiu Terdampak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Buleleng diguyur hujan deras pada Kamis (15/1) sore yang mengakibatkan ruas jalan di Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, jebol. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju SD Negeri 4 Pucaksari, sehingga aktivitas menuju sekolah terganggu.
Kepala SD Negeri 4 Pucaksari, I Ketut Dipayana, menjelaskan kerusakan terjadi akibat meluapnya air Tukad Saba yang mengalir sangat deras hingga menggerus badan jalan selebar sekitar tiga meter. Kondisi ini menyulitkan sejumlah siswa dan guru yang biasanya melintas dari arah utara.
“Untuk kondisi sekolah aman. Hanya akses jalan menuju ke sekolah saja yang putus. Jalan itu biasanya hanya dilintasi 8 siswa dan sebagian besar guru. Sementara siswa yang lain biasanya lewat dari arah selatan, itu masih aman,” terangnya.
Akibat putusnya akses jalan tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menginstruksikan agar proses pembelajaran sementara dilakukan secara daring. Namun demikian, pihak sekolah masih perlu berkoordinasi dengan Komite Sekolah terkait kesiapan orang tua siswa.
“Pembelajaran daring memang pernah dilakukan waktu Covid. Tapi untuk sekarang perlu juga kami bicarakan terkait kesiapan orangtua, karena kalau daring kan butuh kuota internet sementara kondisi ekonomi siswa kami beragam,” katanya.
Selain di Desa Titab, hujan lebat juga menyebabkan Tukad Pulukan di Kecamatan Busungbiu meluap dan menggerus tembok penyengker SMP Negeri 3 Busungbiu. Dampak luapan air ini menimbulkan kerusakan cukup serius di lingkungan sekolah.
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menyebutkan kerusakan parah terjadi di sisi barat sekolah yang bersebelahan langsung dengan aliran Tukad Pulukan. Bahkan, halaman sekolah sempat tergenang air dan nyaris masuk ke ruang kelas.
“Sejauh ini airnya baru menggenang di halaman sekolah. Untuk ruang kelas masih aman, karena pondasinya agak tinggi. Mudah-mudahan curah hujannya bisa menurun, agar luapan air di Tukad Pulukan tidak sampai menggerus bangunan sekolah dan tidak masuk sampai ke ruang kelas,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Disdikpora Buleleng juga menginstruksikan pembelajaran di SMP Negeri 3 Busungbiu dilakukan secara daring demi keselamatan siswa dan guru. Sementara itu, perbaikan tembok sekolah yang jebol akan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2049 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1825 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun