Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Hujan Deras Picu Banjir Material di Jalur Amlapura–Denpasar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem, Kamis (12/2/2026) siang, memicu terjadinya banjir bercampur kerikil dan tanah di ruas Jalan Nasional Amlapura–Denpasar. Peristiwa ini terjadi tepatnya di kawasan Sanghyang Ambu, Dusun Samuh, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem.
Kejadian sekitar pukul 13.50 WITA tersebut membuat arus lalu lintas di jalur utama Karangasem–Denpasar sempat tersendat. Material berupa batu, tanah, dan kerikil yang terbawa aliran air dari wilayah utara menutupi sebagian badan jalan, sehingga kendaraan harus melaju perlahan.
Pantauan di lokasi, arus lalu lintas sempat padat merayap. Sejumlah pengendara, khususnya sepeda motor, terlihat kesulitan melintas akibat genangan air yang mengalir cukup deras di atas permukaan jalan.
"Personel langsung melakukan pengaturam lalin dilokasi, serta memastikan pengendara aman melintasi jalur tersebut, kami juga himbau bagi pengendara yang akan melintasi jalur ini agar berhati - hati mengingat curah hujan cukup tinggi," ungkap Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan menjadi pemicu utama terjadinya banjir material tersebut.
“Air hujan yang turun dengan intensitas tinggi membawa material batu, tanah, dan kerikil ke badan jalan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas,” ujarnya.
Laporan kejadian pertama kali diterima dari anggota Polres Karangasem sekitar pukul 14.15 WITA. Aparat kepolisian yang berada di lokasi langsung bergerak cepat melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membantu pengendara agar tetap dapat melintas dengan aman.
Tak berselang lama, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem bersama petugas Balai Jalan Nasional, personel Polres Karangasem, serta Polsek Kota tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan.
Proses pembersihan material dimulai sekitar pukul 15.10 WITA secara manual menggunakan sekop dan cangkul. Petugas berjibaku membersihkan tumpukan kerikil dan tanah yang menutup badan jalan, sembari membantu menuntun sepeda motor melewati titik genangan agar tidak tergelincir.
Sekitar pukul 15.40 WITA, seluruh material berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas kembali normal. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada saat melintas di jalur tersebut, terutama saat hujan deras, karena potensi kejadian serupa masih bisa terjadi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun