Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Hujan Lebat, 47 Rumah Warga Pancasari Terendam Banjir
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Buleleng pada Minggu (11/1) menyebabkan banjir dan merendam puluhan rumah warga di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Sedikitnya 47 rumah dilaporkan terdampak banjir yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi dalam durasi cukup lama.
Perbekel Desa Pancasari, I Wayan Komiarsa, pada Senin (12/1) mengatakan hujan lebat mengguyur wilayahnya sejak pukul 15.00 hingga 20.30 WITA. Kondisi tersebut diperparah dengan saluran irigasi di pinggir jalan nasional yang tidak mampu menampung debit air, sehingga menyebabkan genangan di ruas jalan nasional di depan Bali Handara Golf and Resort serta Bali Farm House.
Selain menggenangi jalan nasional, banjir bercampur lumpur juga masuk ke permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Banjir dilaporkan berlangsung selama kurang lebih satu jam dan berdampak pada aktivitas warga setempat.
"Banjirnya hanya satu jam. Tapi ada 47 rumah warga yang tergenang banjir disertai lumpur. Saat kejadian, beberapa warga ada yang terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Banjir paling parah ada di wilayah Banjar Dinas Lalang Linggah dan Dasong," ungkap Komiarsa.
Komiarsa menambahkan, proses pembersihan lumpur telah selesai dilakukan oleh warga dengan dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng pada Senin (12/1) siang.
"Lumpurnya sudah disemprot. Sudah bersih. Untuk jumlah kerugian belum diketahui. Petugas kami masih mendata," jelasnya.Ia juga menyampaikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng telah melakukan langkah antisipasi dengan memperlebar saluran irigasi. Namun, pengerjaan tersebut belum sepenuhnya rampung.
"Untuk di depan Bali Handara dari Dinas PU sudah ada pekerjaan. Tapi progresnya balum 100 persen. Sementara yang di depan Bali Farm House itu belum ada tindakan sama sekali dari Balai Jalan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan di atas normal diperkirakan masih akan terjadi di wilayah Buleleng hingga Februari mendatang.
"Bagi para nelayan atau warga yang gemar memancing di laut, kami imbau hati-hati karena angin sangat kencang. Yang gemar mendaki, sebaiknya jangan mendaki dulu. Yang di darat juga selalu waspada, karena ada petir yang sewaktu-waktu mengancam kita," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang