Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Hujan Lebat, 47 Rumah Warga Pancasari Terendam Banjir
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Buleleng pada Minggu (11/1) menyebabkan banjir dan merendam puluhan rumah warga di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Sedikitnya 47 rumah dilaporkan terdampak banjir yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi dalam durasi cukup lama.
Perbekel Desa Pancasari, I Wayan Komiarsa, pada Senin (12/1) mengatakan hujan lebat mengguyur wilayahnya sejak pukul 15.00 hingga 20.30 WITA. Kondisi tersebut diperparah dengan saluran irigasi di pinggir jalan nasional yang tidak mampu menampung debit air, sehingga menyebabkan genangan di ruas jalan nasional di depan Bali Handara Golf and Resort serta Bali Farm House.
Selain menggenangi jalan nasional, banjir bercampur lumpur juga masuk ke permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Banjir dilaporkan berlangsung selama kurang lebih satu jam dan berdampak pada aktivitas warga setempat.
"Banjirnya hanya satu jam. Tapi ada 47 rumah warga yang tergenang banjir disertai lumpur. Saat kejadian, beberapa warga ada yang terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Banjir paling parah ada di wilayah Banjar Dinas Lalang Linggah dan Dasong," ungkap Komiarsa.
Komiarsa menambahkan, proses pembersihan lumpur telah selesai dilakukan oleh warga dengan dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng pada Senin (12/1) siang.
"Lumpurnya sudah disemprot. Sudah bersih. Untuk jumlah kerugian belum diketahui. Petugas kami masih mendata," jelasnya.Ia juga menyampaikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng telah melakukan langkah antisipasi dengan memperlebar saluran irigasi. Namun, pengerjaan tersebut belum sepenuhnya rampung.
"Untuk di depan Bali Handara dari Dinas PU sudah ada pekerjaan. Tapi progresnya balum 100 persen. Sementara yang di depan Bali Farm House itu belum ada tindakan sama sekali dari Balai Jalan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan di atas normal diperkirakan masih akan terjadi di wilayah Buleleng hingga Februari mendatang.
"Bagi para nelayan atau warga yang gemar memancing di laut, kami imbau hati-hati karena angin sangat kencang. Yang gemar mendaki, sebaiknya jangan mendaki dulu. Yang di darat juga selalu waspada, karena ada petir yang sewaktu-waktu mengancam kita," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1825 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun