Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Ibu dan Anak Usia 2 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir
BERITABALI.COM, NTB.
AS (22 tahun) dan anaknya berumur 2 tahun berinisial RS warga Desa Maronge, Plampang, Kabupaten Sumbawa NTB tewas di tempat kejadian perkara setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk parkir, Minggu (14/11) malam pukul 20.00 WITA.
Kejadiannya di jalan raya Sumbawa-Bima KM 48-49 tepatnya jalan agak menikung ke kanan dari arah Desa Simu, Kecamatan Maronge, Kabupaten Sumbawa.
Kapolsek Plampang, IPTU Budiman Perangin Angin SH, melalui Kasi Humas, AKP Sumardi S Sos Senin (15/11) mengatakan, kecelakaan ini bermula ketika sepeda motor Yamaha Jupiter MX tanpa Nopol yang dikendarai kedua korban melaju ke arah Maronge.
Karena malam hari dan situasi hujan serta lampu motor korban dalam kondisi mati, membuat pandangan korban tak sempurna.
Akibatnya sepeda motor korban menabrak bagian belakang Truck Hino DR 8461 KT yang sedang parkir di atas bahu jalan.
Kedua korban mengalami luka parah dan sempat dibawa ke rumah sakit. Namun jiwanya tak tertolong, keduanya dinyatakan meninggal dunia. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
AKP Sumardi mengimbau masyarakat terhadap pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas dan memastikan kendaraan yang dimiliki selalu dalam kondisi baik, demi keselamatan diri dan orang lain.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 341 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 268 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun