Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Ibu Lahirkan 9 Bayi Kembar, Sehari Habiskan 100 Popok
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang wanita di Mali, Halima Cisse (26), melahirkan 9 bayi kembar (nonuplets) pada 5 Mei di di klinik Ain Borja di Casablanca, Maroko. Menyadur Daily Mail Kamis (29/07), Halima awalnya mengira hamil 7 bayi kembar.
"Sungguh mengejutkan ketika saya mengetahui bahwa saya memiliki 9 bayi kembar," katanya.
Hampir tiga bulan setelah melahirkan, dia masih dalam masa pemulihan di klinik dan Halima mengunjungi bayinya dua kali sehari karena tak punya tenaga. ASInya tak cukup dan anak-anaknya minum susu formula.
Bayinya minum enam liter susu formula dan menghabiskan 100 popok per hari. Mereka juga diperiksa kesehatannya setiap tiga jam. Tagihan perawatannya mencapai £ 1 juta (Rp20 miliar) yang dibayar pemerintah Mali.
"Saya masih merasa sangat lemah," katanya. "Kehamilan saya sangat sulit, dan saya perlu banyak istirahat."
Halima hampir meninggal karena kehilangan darah selama persalinan dan dokter memperkirakan beban di perutnya mencapai 30 kg, terdiri dari bayi dan air ketuban.
Ia melahirkan melalui operasi caesar, ditemani oleh saudara perempuannya Aisha sementara suaminya Arby tinggal di rumah mereka di Timbuktu, Mali karena pembatasan perjalanan.
Arby (35) baru tiba di Maroko pada 9 Juli dan setelah menghabiskan 10 hari karantina, melihat 9 anaknya untuk pertama kali pada 19 Juli.
Pasangan ini belum bisa memastikan mana bayi yang tertua atau termuda. Untuk saat ini, mereka hanya dapat mengenalinya dari nama yang tertulis di inkubator masing-masing.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 841 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 766 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 720 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 391 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 359 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun