Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Ingin Kerja ke Jepang, Ditipu Calo TKI
Selisihan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Keluarga besar Anak Agung Gede Rai Yoga (44), tersangka pembunuh pasangan suami istri di jalan Gatot Subroto Denpasar, merasa sedih atas aksi kejahatan yang dilakukan anggota keluarganya.
Keluarga tersangka di Banjar Kanginan, Desa Selisihan, Kecamatana Klungkung, hari ini tampak diliputi kesedihan.
Rasa sedih antara lain tampak pada kakak tersangka, AA Aji Putra. Kepada beritabali.com, Aji Putra mengaku hanya bisa pasrah sekaligus sedih saat mengingat kasus yang dihadapi adiknya.
Aji Putra menuturkan, tersangka AA Rai Yoga menamatkan sekolah hinga SMS di Klungkung. Setamat SMA Agung Rai Yoga kemudian merantau ke Denpasar dan kemudian menjadi tukang cuci bus malam.
“Dia bahkan sempat ikut bus malam antar kota tujuan Jakarta dan Surabaya,†papar Aji Putra.
Tersangka juga sempat melamar untuk bekerja ke Jepang. Namun niatnya gagal karena kena tipu calo tenaga kerja.
Tersangka AA Rai Yoga terakhir pulang kampung saat hari Penampahan Kuningan dan sempat bercengkrama dengan keluarga.
“Yang paling mengejutkan keluarga di Desa selisihan adalah saat petugas intel mendatangi rumahnya, dan menginformasikan bahwa adik saya terlibat kasus pembunuhan,†jelas Aji Putra.
Istri tersangka saat ini masih dalam keadaan terguncang mengingat perlakuan sadis suaminya. Menurut Aji Putra, adiknya yang mendekan di tahanan Poltabes Denpasar hanya mau ditemui oleh istrinya, AA Oka Malini. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 601 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 585 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 436 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik