Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Ini Alasan Dewa Saraf Bunuh Anggota Laskar Bali di Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dengan ditangkapnya DS atau Dewa Putu Ngurah alias Dewa Saraf (52), yang dituding sebagai otak perencana dan pemberi perintah pembunuhan, diharapkan bisa membuka tabir kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan (30) alias Dewa Satria, yang tewas mengenaskan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar pada Jumat (3/6/2016) lalu.
Kapolres Gianyar, AKBP Waluya Sik menyatakan, motif pembunuhan anggota ormas Laskar Bali (LB) yang mengemparkan masyarakat Bali ini, karena Dewa Saraf merasakan sakit hati lantaran kelompoknya menjadi korban saat bentrok ormas sebelumnya.
"Iya motifnya balas dendam, karena kelompoknya ada yang menjadi korban saat bentrok ormas sebelumnya," ungkap AKBP Waluya.
AkBP Waluya mengakui jika Dewa Saraf membenarkan pengakuan para tersangka lainnya, jika dia yang merencanakan, menyiapkan alat hingga menyuruh kelompoknya turun dari mobil untuk mengejar dan menghabisi nyawa korban Artawan.
"Seperti apa yang disampaikan teman-temannya yang sudah menjadi tersangka, dia (Dewa Saraf) sendiri membenarkan semuanya bahwa dia yang merencanakan, menyuruh melakukan, menyiapkan alat dan lainnya," jelas AKBP Waluya.
Pasal Pembunuhan Berencana
Setelah ditangkap, diperiksa serta ditahan di Polres Gianyar, kini DS atau Dewa Putu Ngurah alias Dewa Saraf (52) yang tuding sebagai otak perencana dan pemberi perintah pembunuhan Dewa Gede Artawan (30), kini akan mendapatkan ganjaran hukum atas perbuatannya.
Kapolres Gianyar, AKBP Waluya Sik menyatakan para tersangka pembunuhan pria yang akrab disapa Dewa Satria yang tewas mengenaskan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar pada Jumat (3/6/2016) lalu, akan dikenakan pasal pembunuhan berencana.
Meski mengandung unsur perencanaan, AKBP Waluya, membeberkan jika para pelaku sebenarnya tidak menargetkan Dewa Artawan alias Dewa Satria. Menurutnya, hal itu hanyalah strategi pembunuhan secara random atau acak siapapun yang memungkinkan untuk dibunuh.
"Mereka telah melakukan pantauan beberapa hari sebelum aksinya. Berarti sudah berencana dan kita jerat dengan pasal pembunuhan berencana," beber AKBP Waluya kepada awak media, Jumat (24/6/2016).
Sampai saat, kata Kapolres asal Ciamis, Jawa Barat ini, motif pembunuhan anggota ormas Laskar Bali di Gianyar itu lantaran sakit hati yang berujung balas dendam, dimana satu teman baik Dewa Saraf tewas dalam tragedi bentrok ormas sebelumnya.
Ia mengaku, kini pihaknya tinggal menangkap tiga DPO lainnya yang hingga kini masih buron.
Baca juga:
Dewa Saraf Minggik Diperiksa Marathon
"Tiga yang masih kita buru yakni Mang Degeng (MD), Bayu (BA) dan Tutde (TD)," jelas AKBP Waluya.
Pasca penangkapan residivis yang menjadi otak perencana pembunuhan anggota ormas Laskar Bali itu, penjagaan di Mapolres Gianyar tampak diperketat dan terlihat setiap hari ada dua regu yang diwajibkan siaga.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 496 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 341 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan