Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Israel Bebaskan 2 Sandera di Rafah, 67 Warga Palestina Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel membebaskan dua sandera yang ditahan oleh Hamas di Rafah, Senin (11/2). Namun, operasi penyelamatan itu menewaskan 67 warga Palestina.
Rafah merupakan tempat bagi sekitar 1 juta warga Palestina mengungsi usai agresi brutal Israel selama berbulan-bulan. Ini merupakan lokasi pengungsian terakhir setelah Israel menghancurkan seluruh kamp pengungsian warga.
Militer Israel mengatakan mereka berhasil mengeluarkan Fernando Simon Marman (60) dan Louis Hare (70). Mereka memiliki kewarganegaraan ganda, yaitu Israel dan Argentina. Keduanya merupakan bagian dari 250 orang yang ditangkap Hamas pada 7 Oktober 2022.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan para sandera ditahan di lantai dua sebuah gedung, yang kemudian dibobol dengan bahan peledak. Mereka mengklaim terjadi baku tembak sengit dengan gedung-gedung di sekitarnya selama penggerebekan.
"Kami telah lama mengerjakan operasi ini," kata Letkol Richard Hecht dikutip Reuters, Selasa (12/2).
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan penyelamatan ini menunjukkan bahwa tekanan militer harus terus berlanjut. Ia juga mengabaikan kekhawatiran internasional mengenai rencana serangan darat di Rafah.
"Fernando dan Louis, selamat datang di rumah," katanya sambil memberi hormat kepada pasukan Israel.
"Hanya tekanan militer yang berkelanjutan, hingga kemenangan total, yang akan menghasilkan pembebasan semua sandera kami," imbuhnya.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 67 warga Palestina tewas dalam semalam. Jumlah tersebut mungkin bertambah seiring operasi penyelamatan yang masih terus dilakukan.
Jurnalis Reuters di lokasi kejadian melihat puing-puing yang luas di mana bangunan-bangunan, termasuk sebuah masjid, telah hancur. Israel mengatakan banyak korban tewas di pihak Palestina merupakan militan. Klaim tersebut dibantah pemerintah Palestina, yang mengatakan 70 persen yang menjadi korban adalah warga sipil.
Lebih dari empat bulan Israel menyerang Gaza, Palestina. Sebagian besar wilayah padat penduduk hancur. Sekitar 28.340 warga Palestina tewas dan 67.984 luka-luka, menurut pejabat kesehatan Gaza. Namun, korban tewas kemungkinan besar melebihi jumlah yang diumumkan lantaran banyak korban lainnya diyakini terkubur di bawah reruntuhan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1461 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1104 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 947 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 842 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik