Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Jari Orang Mati Keluar dari Dalam Tanah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jari-jari orang mati tiba-tiba bermunculan dari dalam tanah di tempat-tempat yang indah di seluruh Inggris. Hal ini sempat membuat warga geger karena bentuknya yang mengerikan.
Apa yang terlihat seperti jari orang mati ternyata adalah jenis karang bercabang yang sekilas tampak seperti jari dengan kuku-kuku yang panjang.
Karang yang bisa ditemukan di semua garis pantai di Inggris ini memang mengerikan karena menembus tanah dan dengan cepat diasumsikan sebagai 'jari orang mati'.
Salah satu gambar yang dibagikan oleh National Trust mengungkap hal ini akan memberikan kesan yang sempurna bagi pejalan kaki selama akhir pekan Halloween.
"Jamur ini akan membuat gelembung kuali Anda. Taburkan jari orang mati dan sejumput otak kuning; tidak lupa satu atau dua bola kram. Segenggam jari iblis dan bistik daging sapi yang mengalir akan menghabisinya."
"Tidak ada tempat seperti pedesaan untuk beberapa perusahaan menyeramkan di Halloween ini."
Badan amal itu menambahkan: "Kita hanya bisa mulai membayangkan berapa banyak orang yang telah melihat ini dan berpikir yang terburuk"
Satu orang menjawab: "Ini benar-benar tampilannya? Ini bukan lelucon Halloween?"
"Ini menyeramkan. Belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya, itu benar-benar terlihat seperti tangan asli."(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1554 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1173 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1022 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 899 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah