Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Jelang Galungan: Harga Bawang Putih Melonjak, Cabai Lombok Langka
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Mendekati hari raya Galungan yang jatuh pada Rabu, 19 Februari 2020 mendatang, harga sejumlah bumbu masakan kembali melambung.
[pilihan-redaksi]
Setelah sebelumnya harga cabai biasa yang tembus diangka Rp.80 ribu perkilonya, kini giliran cabai besar atau cabai lombok harganya juga tembus Rp.80 ribu perkilonya. Tidak hanya alami peningkatan harga, stok cabai jenis ini juga sulit diperoleh di pasar-pasar tradisional Karangasem.
"Ya ini saya muter - muter di pasar, semua pedagang base (bumbu) pada gak punya cabai lombok, katanya harganya juga naik," kata Komang Ayu salah seorang pembeli di Pasar Pesangkan, Selat, Karangasem pada Senin, (03/02/2020).
Senada dengan sejumlah pedagang ketika ditanya, harga cabai memang terus alami kenaikan, tidak hanya naik, kini untuk memperoleh stoknya pun sulit sehingga banyak pembeli yang kecewa.
Yang terbaru, harga bawang putih juga terus meringsek naik sejak beberapa hari terakhir. Menurut Ibu Luh salah seorang pedagang, mengungkapkan harga bawang putih naik 100 persen dimana tiga hari lalu harga perkilonya masih di kisaran Rp.25 ribu per kilonya, namun pagi ini naik menjadi Rp. 60 ribu perkilonya.
Menurut Iluh, kondisi ini bisa jadi karena pengaruhi isu virus corona yang menggemparkan dunia belakangan ini. Situasi tersebut sepertinya mempengaruhi impor bawang putih, karena di pasar memang masih tergantung dari bawang putih impor tersebut.
"Ya info di kalangan pedagang katanya pengaruh virus corona impor bawang putih jadi dibatasi, kalo jual bawang putih lokal tidak mencukupi kebutuhan pasar," ujarnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1105 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 896 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 819 Kali
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 734 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 550 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun