Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jembrana Adakan Lomba Ogoh-Ogoh, Tapi Tanpa Diarak

Sabtu, 29 Januari 2022, 23:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jembrana Adakan Lomba Ogoh-Ogoh, Tapi Tanpa Diarak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Hari raya Nyepi Tahun 2022 Kabupaten Jembrana akan mengadakan Lomba ogoh-ogoh. Namun kegiatan tersebut akan digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat di masing-masing pembuatan ogoh-ogoh.

 

Menariknya yang ikut lomba diberikan bantuan dana sebesar 3 juta rupiah, masuk juara 1,2,3, akan mewakili lomba ke tingkat kabupaten akan diberikan bantuan dana 5 juta rupiah oleh kabupaten. Hal tersebut ditegaskan Kabid Kebudayaan Kabupaten Jembrana I.B Kade Biksa. 

Menurutnya sesuai keputusan Gubernur Bali, MDA Bali, lomba Ogoh-Ogoh kali ini diadakan, akan tetapi penilaian akan diadakan ditempat pembuatan Ogoh-Ogoh itu sendiri tidak ada pengarakan dalam lomba tersebut. 

“Kami sebelumnya sudah menginformasikan setiap kecamatan agar mempersiapkan seke teruna untuk ikut dalam lomba tersebut,” terangnya.

Penilaian Ogoh-Ogoh hanya dilakukan di tempat pembuatan Ogoh-Ogoh, peserta juga hanya ada perancang yang membuat Ogoh-Ogoh, ketua seke truna, bendesa dan perebekel hanya 4 orang yang boleh ditambah dengan tim penilai dari kabupaten. dalam hal ini penilaian tidak berdasaraan pengarakan.

“Setelah penilaian di setiap kecamatan akan dipilih hanya 3 pemenang yang layak mengikuti lomba di tingkat kabupaten. Setiap kecamatan seke teruna yang mengikuti lomba ogoh-ogoh akan diberikan dana bantuan dari kabupaten sebesar 3 juta rupiah. bagi yang terpilih mewakili kecamatan untuk lomba di tingkat kabupaten akan diberikan dana sebesar 5 juta rupiah,” ujarnya.

Biksa menambahkan, sedangkan lomba ditingkat kabupaten akan mencari 5 pemenang, diantara juara 1, juara 2, juara 3, juara harapan 1 dan 2. Untuk hadiahnya, yang mendapatkan juara 1 mendapatkan uang sebanyak 10 juta rupiah, sedangkan untuk juara 2 mendapatkan uang sebesar 8 juta, dan juara 3 mendapatkan uang sebesar 6 juta. Untuk juara harapan 1 dan 2 mendapatkan uang masing-masing sebesar 4 juta rupiah.

 

“Bapak bupati sudah menekan hari raya nyepi kali lomba diadakan. Dan juga untuk membebaskan anak muda menunjukan kreativitasnya di bidang pembuatan seni Ogoh-Ogoh, akan tetapi tidak boleh diarak. Kalau pun nantianya akan diarak, kembali lagi sesuai dengan SK Gubernur Bali yang isinya pengarak ogoh-ogoh harus di rapid test terlebih dahulu dengan biaya sendiri,” pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami