Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Jepang Geram 2 Kapal China Berada di Perairannya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak dua kapal penjaga pantai China memasuki laut teritorial Jepang di dekat Kepulauan Diaoyu/Senkaku yang jadi sengketa kedua negara pada Selasa (5/7). Menurut keterangan penjaga pantai Jepang, insiden ini terjadi pada pukul 04.35 pagi waktu setempat.
Jepang kemudian mengerahkan kapal patroli dan mengusir dua kapal China tersebut agar keluar dari teritorialnya.
Pihak penjaga pantai menuturkan penampakan kapal China di dekat daerah sengketa itu telah berlangsung selama 81 hari berturut-turut.
Baca juga:
NASA Tuding China Akan Ambil Alih Bulan
Menteri Luar Negeri Yoshimasa Hayashi mengatakan Jepang telah mengutarakan 'protes serius' ke China lewat jalur diplomatik.
Hayashi juga mengatakan tindakan kedua kapal China itu merupakan pelanggaran hukum internasional.
Dalam kesempatan yang berbeda, Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi menyampaikan "aktivitas militer [China] menjadi semakin aktif. Ia juga menyebut Jepang bakal "menindaklanjuti upaya unilateral untuk mengubah status quo dengan tegas dan tenang."
Sebagaimana diberitakan South China Morning Post (SCMP), kejadian itu berlangsung sehari setelah satu kapal angkatan laut China mengejar satu kapal perang Rusia agar pergi dari kepulauan itu.
Pada Senin (4/7) pukul 07.44 pagi waktu setempat, satu kapal fregat China sempat mengejar satu kapal perang Rusia dari kepulauan itu.
Menurut keterangan seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang, kapal Rusia berada di perairan itu selama satu jam dan tampaknya sedang berupaya menghindari topan.
Baca juga:
Putin Minta Pasukan Hajar Terus Ukraina
Dari insiden pengejaran itu, China tampak berupaya menunjukkan mereka sedang berpatroli dalam teritori mereka. Jepang menilai tindakan terseut sebagai cara China untuk menunjukkan klaim teritorial atas Kepulauan Diaoyu/Senkaku, kata pejabat itu.
Pejabat itu juga menilai tindakan China telah meningkatkan tensi unilateral dan menimbulkan situasi yang sangat mengkhawatirkan. Sementara itu, Kepulauan Diaoyu/Senkaku menjadi isu panas antara pemerintah Jepang dengan China.
Meski Tokyo terus memprotes tindakan Beijing, China tetap menempatkan kapal mereka di perairan dekat kepulauan sengketa itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2010 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1849 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1373 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1248 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah