Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Kaki Bocah SD Terjepit Eskalator Masjid Hingga Luka Parah
BERITABALI.COM, NTB.
Gibran Alifian Saputra (9 tahun) asal Gatep Ampenan Kota Mataram harus dilarikan dengan mobil ambulans ke RSUD Provinsi NTB.
Pasalnya, kaki bocah sekolah Dasar (SD) ini terjepit eskalator (tangga berjalan) di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (6/4) pukul 20.30 WITA, hingga kulitnya terkelupas.
Ia diduga bermain-main di area eskalator tanpa ada pengawasan dari orangtuanya. Bocah tersebut juga abai dengan teguran petugas yang melarangnya agar jangan bermain di eskalator Masjid.
Kaki bocah ini mengalami luka parah pada punggung kaki yang terjepit eskalator. Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar satu jam. Kaki Gibran berhasil dikeluarkan dari eskalator sekitar pukul 21.30 WITA.
Pihak sekuriti Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB Alfian Hadi membenarkan adanya peristiwa nahas tersebut. Ia menyebutkan, korban bermain-main di area eskalator tanpa ada pengawasan orangtua. Gibran melawan arah eskalator yang seharusnya sebagai fasilitas untuk turun para jemaah masjid.
"Dia main-main di eskalator. Eskalator turun, dia yang naik, melawan arah. Orang lagi tarawih dia main-main," tutur Alfian yang ikut mengevakuasi korban.
Alfian mengatakan korban sempat ditegur oleh petugas Masjid Hubbul Wathan Islamic Center. Namun teguran petugas tak dihiraukan. Saat ditegur oleh petugas, bocah tersebut mengatakan kalau dirinya sudah besar.
Alfian datang ke Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB bersama kedua orangtuanya. Saat kejadian, mereka sedang melaksanakan salat tarawih. Proses evakuasi juga dibantu dari Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Mataram.
Sementara itu, kondisi kaki bocah tersebut setelah berhasil dievakuasi mengalami luka yang cukup parah. Kaki Gibran mengalami luka robek dan langsung dilarikan menggunakan mobil ambulance ke RSUD Provinsi NTB.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 128 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 68 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 65 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun