Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Kalapas Kerobokan : Kita Disuruh Siap-Siap
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemindahan terpidana mati kasus narkoba asal Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan dari Lapas Kerobokan ke Nusakambangan, kemungkinan akan segera dilakukan.
Dugaan itu menguat setelah Kalapas Kerobokan Denpasar, Sudjonggo secara tiba-tiba Senin malam kurang lebih selama 35 menit melakukan pengecekan di dalam LP Kerobokan.
Menurut Kalapas Kerobokan Sudjonggo, bahwa pihaknya diminta Kepala Kanwil Kemenkumham untuk bersiap. "Kita dibilangin disuruh siap-siap saja," ungkap Sudjonggo, usai melakukan pengecekan di Lapas Denpasar, Senin (16/2/2015) malam. Sebelumnya digelar rapat koordinasi yang dilakukan di Pemerintah Provinsi Bali, Kanwil Kemenkumham Bali meminta Kalapas Kerobokan untuk siap-siap.
Selain itu, Kajati Bali juga melakukan rapat koordinasi di kantor Gubernur Bali bersama Kanwil Kemenkumham Bali, Polda Bali dan jajaran lainnya terkait pemindahan duo Bali Nine, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.
Dalam kesempatan itu, Kajati Bali, Momock Bambang Sumiarso bahkan mengakui sebagai eksekutor, pihaknya akan melakukan pemindahan dua terpidana mati warga Australia itu dalam minggu ini. "Pemindahan akan dilakukan secepatnya dan dilakukan minggu ini," tandas Mamock.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 838 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 755 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 688 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 390 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 355 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun