Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kantor Perbekel Sudaji Disegel, Warga Desak Kejelasan Kasus Dugaan Korupsi

Rabu, 17 Desember 2025, 18:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kantor Perbekel Sudaji Disegel, Warga Desak Kejelasan Kasus Dugaan Korupsi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Kantor Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, disegel sejumlah warga, Selasa (16/12). Penyegelan dilakukan karena warga kecewa terhadap penanganan laporan dugaan korupsi yang melibatkan Perbekel Sudaji, I Made Ngurah Fajar Kurniawan.

Sebelum menyegel kantor desa, warga sempat mendatangi Kantor Kejari Buleleng untuk menanyakan perkembangan laporan tersebut. Namun mereka tidak berhasil bertemu Kepala Kejari Buleleng, Edi Irsan Kurniawan. Warga dijanjikan audiensi bersama Kajari pada Jumat (19/12) mendatang.

Kecewa dengan lambatnya proses, warga kemudian menutup kantor perbekel menggunakan kayu dan spanduk.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan Kapolsek Sawan AKP Ketut Budayana telah berupaya memberikan imbauan kepada warga agar tidak bertindak anarkis. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

"Aksi penyegelan dilakukan warga hingga pukul 13.30 WITA (16/12), selanjutnya warga membubarkan diri sambil membawa kunci gembok pintu kantor perbekel. Hingga saat ini, kantor tersebut masih tersegel dan dalam pengawasan anggota Polsek Sawan," jelas Iptu Yohana.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Buleleng I Dewa Gede Baskara enggan memberikan jawaban terkait perkembangan penyelidikan laporan dugaan korupsi tersebut.

Terpisah, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengatakan pihaknya telah menggelar rapat internal membahas penyegelan kantor desa tersebut. Camat Sawan I Ketut Cantyana diminta berkoordinasi dengan para kepala dusun agar pelayanan administrasi kepada masyarakat tetap berjalan.

"Bupati juga mengintruksikan agar dicarikan tempat terdekat dengan kantor desa, agar pelayanan tetap jalan," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu kepastian hukum dari Kejari Buleleng atas pengusutan dugaan korupsi tersebut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami