Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Karantina Gilimanuk Gagalkan Penyelundupan Anjing Pitbul

Sabtu, 16 Agustus 2014, 09:42 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Karantina Gilimanuk Bali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan anjing ras dari Jawa senilai puluhan juta rupiah. Aneka jenis anjing ras ini diselundupkan ke Bali dengan menggunakan bus antar kota antar propinsi.

Delapan anjing ras berbagai jenis dan satu ekor kucing ras tanpa dokumen resmi ini diamankan petugas karantina saat baru keluar dari pintu kapal yang datang dari pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Pemilik atau penerima anjing ini di Bali  diketahui bernama Yudan asal Denpasar.  

Anjing yang coba diselundupkan ke Bali ini antara lain jenis pitbul, herder, dan helter, serta kucing ras. Hewan peliharaan bernilai puluhan juta rupiah ini diselundupkan dalam bus antar propinsi asal Surabaya.

Saat memasuki pos 2 pintu masuk pelabuhan Gilimanuk Bali, petugas dari karantina bekerjasama dengan petugas kepolisian KP 3 Gilimanuk langsung mengamankan anjing dan kucing tanpa dokumen tersebut.

" Anjing dan kucing selundupan kini tengah diobservasi sambil menunggu proses pemeriksaan pemiliknya di balai karantina Denpasar,"jelas Kepala  Balai Karantina Wilayah kerja Gilimanuk, Nyoman Budiartha.

Pengiriman hewan ke Bali secara ilegal, melanggar  pasal 1 undang undang nomor 16  dan pasal 9 undang undang tahun 1992  tentang karantina hewan.

Sebelumnya, anjing anjing ras yang diselundupkan ke Bali langsung dieliminasi petugas untuk mencegah masuknya rabies ke Bali. Namun tindakan ini belakangan menuai protes para pecinta binatang di Bali.

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami