Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kartini dari TPA Jembrana, Kisah Perempuan Tangguh Ni Putu Nasri

Selasa, 21 April 2026, 16:34 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kartini dari TPA Jembrana, Kisah Perempuan Tangguh Ni Putu Nasri.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Peringatan Hari Kartini tahun ini menghadirkan kisah perjuangan seorang perempuan tangguh dari Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kabupaten Jembrana. Sosok tersebut adalah Ni Putu Nasri, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Di tengah kerasnya lingkungan kerja, Nasri tetap menjalani aktivitasnya dengan penuh semangat demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Setiap hari, ia mengumpulkan plastik, kardus, serta berbagai barang bekas lain yang masih memiliki nilai jual. Dari hasil tersebut, ia hanya mampu memperoleh penghasilan sekitar Rp20 ribu per hari.

Meski tergolong kecil, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bekerja dan bertahan hidup.

“Yang penting saya bisa bekerja. Walaupun hasilnya sedikit, setidaknya bisa untuk makan sehari-hari,” ujarnya.

Semangat dan keteguhan Nasri mencerminkan nilai perjuangan perempuan yang diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini. Bagi dirinya, Hari Kartini bukan sekadar peringatan, melainkan pengingat untuk terus kuat menghadapi kehidupan.

“Saya hanya ingin hidup lebih baik ke depannya. Itu yang membuat saya tetap kuat setiap hari,” ungkapnya.

Kisah Ni Putu Nasri menjadi potret nyata perempuan tangguh di Jembrana. Di tengah keterbatasan dan lingkungan TPA yang penuh tantangan, ia tetap bekerja dengan harapan mampu memperbaiki taraf hidup melalui usaha dan ketekunan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami