Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kartini dari TPA Jembrana, Kisah Perempuan Tangguh Ni Putu Nasri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Peringatan Hari Kartini tahun ini menghadirkan kisah perjuangan seorang perempuan tangguh dari Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kabupaten Jembrana. Sosok tersebut adalah Ni Putu Nasri, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Di tengah kerasnya lingkungan kerja, Nasri tetap menjalani aktivitasnya dengan penuh semangat demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Setiap hari, ia mengumpulkan plastik, kardus, serta berbagai barang bekas lain yang masih memiliki nilai jual. Dari hasil tersebut, ia hanya mampu memperoleh penghasilan sekitar Rp20 ribu per hari.
Meski tergolong kecil, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bekerja dan bertahan hidup.
“Yang penting saya bisa bekerja. Walaupun hasilnya sedikit, setidaknya bisa untuk makan sehari-hari,” ujarnya.
Semangat dan keteguhan Nasri mencerminkan nilai perjuangan perempuan yang diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini. Bagi dirinya, Hari Kartini bukan sekadar peringatan, melainkan pengingat untuk terus kuat menghadapi kehidupan.
“Saya hanya ingin hidup lebih baik ke depannya. Itu yang membuat saya tetap kuat setiap hari,” ungkapnya.
Kisah Ni Putu Nasri menjadi potret nyata perempuan tangguh di Jembrana. Di tengah keterbatasan dan lingkungan TPA yang penuh tantangan, ia tetap bekerja dengan harapan mampu memperbaiki taraf hidup melalui usaha dan ketekunan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2330 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun