Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Kasus Anak DIrantai di Tabanan, Petugas Psikologis Disiapkan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Polres Tabanan akan melakukan pemeriksaan psikologis pada tersangka kasus kekerasan merantai anak. Direncanakan pemeriksaan psikologis akan dilakukan Kamis, (27/10) hari ini.
Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menyebutkan, petugas psikologis merupakan tim gabungan.
“Kami libatkan tim dari Polda Bali dan pendampingan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak,” ujarnya.
Selain tersangka, juga akan dilakukan pemeriksaan psikologi pada dua korban yang merupakan anak kandung tersangka. Polisi ingin mengetahui, apakah mereka mengalami trauma pasca peristiwa yang menghebohkan ini.
“Sebenarnya direncanakan pada Selasa, (25/10). Karena sudah sore akhirnya diundur,” ujarnya.
Sebelumnya, dua anak di Tabanan diikat dengan rantai oleh orangutan kandungnya yang kini menjadi tersangka bersama pacarnya. Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Walet, Nomor 2, Lingkungan, Banjar Gerang, Pasekan Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan pada Sabtu, (22/10) malam.
Peristiwa ini diketahui oleh warga yang mendengar teriakan kedua bocah, paling besar usainya 6 tahun dan paling kecil berusia 3 tahun. Pihak kepolisian pun telah menetapkan ibu kandung mereka yakni, Urai Dita Widyastuti, 40 tahun dan pacarnya sekaligus pemilik rumah I Made Sulendra Suryaadmaja, 34 tahun sebagai tersangka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 477 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 320 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan