Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Kasus Ustadz Abdul Somad, Wakapolda Bali Tatap Muka dengan Tokoh Muslim
Kamis, 14 Desember 2017,
19:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. bersama Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, S.H., S.I.K. bersilaturahmi dan bertatap muka dengan tokoh muslim di rumah H. Bambang Santoso, di Jalan Resimuka Barat Permai No. 1B, Monang-maning, Denpasar, Rabu (13/12) sekitar pukul 20.00 Wita.
Hadir dalam tatap muka tersebut, Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali AKBP I Gede Dartiyasa, S.Sos., Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra, S.H., M.H., Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Gede Sumena, S.Sos., M.M. dan H.M. Syaifullah selaku Ketua Forum Peduli Ustadz Abdul Somad serta 30 orang undangan lainnya.
H. Bambang Santoso saat membuka acara tatap muka menyampaikan, diselenggarakannya kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti perintah Wakil Presiden RI yang meminta laporan tentang perkembangan situasi Bali terkait dampak erupsi Gunung Agung dan gejolak pasca penolakan kedatangan Ustadz Abdul Somad.
Sementara dalam pertemuan, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. mengatakan, situasi jajaran Polda Bali masih aman kondusif. Terkait erupsi Gunung Agung, statusnya masih dinyatakan pada level awas dan masyarakat wajib meninggalkan tempat yang daerahnya masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB).
“Situasi ini sangat berpengaruh pada kunjungan wisata di Bali. Sehari biasanya wisatawan masuk ke Bali mencapai 17 ribu melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, sekarang hanya ada 8 ribu orang. Selain erupsi Gunung Agung, ada beberapa negara yang melarang warganya datang ke Indonesia karena terjadi banjir dan tanah longsor,” ucap Wakapolda Bali.
Bertalian dengan kunjungan Ustadz Somad ke Bali, mantan Kapolresta Denpasar itu menegaskan bahwa Polda Bali sudah mendeteksi adanya potensi gangguan sehingga mengambil tindakan untuk mendatangkan pihak-pihak tertentu melalui Direktorat Intelkam sehingga telah menemukan beberapa kesepakatan. Namun dalam pelaksanaannya kesepakatan tersebut tidak terwujud sehingga menimbulkan gejolak termasuk di media sosial.
Jenderal bintang satu di pundak ini mengimbau para tokoh muslim untuk turut serta membantu meredam permasalahan tersebut dengan memanfaatkan media sosial serta menyerahkan penyelesaian permasalahan tersebut secara hukum yang mana Polda Bali siap menindaklanjuti untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan.
“Saya memohon kepada tokoh masyarakat, mari bersama-sama untuk menjernihkan dan menyejukkan suasana ini, sehingga tidak berkembang di sosmed dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Toleransi dan keberagaman di Bali harus tetap kokoh. Isu yang beredar tentang adanya persekusi dan massa membawa sajam merupakan isu bohong,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Kombes Pol. Hadi Purnomo, S.H., S.I.K. Perwira melati tiga ini mengungkapkan adanya miss komunikasi terkait terjadinya permasalahan tersebut. Pengaruh medsos sangat besar sehingga memperkeruh suasana.
Untuk itu pihaknya, mengajak tokoh masyarakat untuk tetap merapatkan barisan sehingga terjaganya toleransi antar umat beragama di Bali. Diharapkan agar tokoh muslim di Bali ikut mengkounter kalimat-kalimat provokatif yang berkembang di medsos.
“Kalau ada suara di medsos yang tidak sesuai fakta tolong dikounter dan sampaikan sesuai fakta yang terjadi. Saya mohon kepada para ulama yang merupakan corong paling depan agar membantu menjernihkan dan menyejukkan suasana, sehingga kejadian di wilayah lain tidak terjadi di Bali,” ujar Kapolresta Denpasar.
Sementara H. Anwar Hamid selaku Kabid Bimas Islam Kementerian Agama Provinsi Bali menyampaikan, apabila terdapat kegiatan dakwah mohon melibatkan pihak Kementerian Agama. Diharapkan agar keharmonisan yang selama ini terjalin dapat dipertahankan.
“Dari kejadian ini perlu diambil hikmahnya tentang bagaimana kedepannya, agar keberagaman dan toleransi tetap kokoh sehingga kesalahpahaman ini tidak berkembang. Jadikan ini sebagai pelajaran untuk semua pihak,” terangnya.
Sedangkan H.M. Syaifullah mengatakan, penyelesaian permasalahan kedatangan Ustadz Somad akan dikawal sehingga proses tersebut dapat diselesaikan dengan baik. “Kami ingin proses hukum tetap berjalan, sehingga persaudaraan antar umat beragama di Bali tetap terjaga,” tandasnya.
Atas penyampaian para tokoh agama tersebut, jenderal lulusan Akpol tahun 1987 ini kembali menegaskan bahwa Polda Bali selalu profesional dan proporsional serta sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam menangani setiap laporan.
“Setiap laporan yang masuk pasti ditindak lanjuti, tentunya diawali dengan proses penyelidikan. Sementara proses berjalan, bantu kami untuk menjaga keamanan dengan menyejukan suasana di Bali. Toleransi itu harus dijaga bersama,” tegas mantan Karo Ops Polda Bali ini.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8467 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5817 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3642 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2470 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026