Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Keluarga Tahu Setelah Diselamatkan Teman
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kalau saja Mawar tidak diselamatkan oleh temannya, mungkin kisah pemerkosaan ini tidak akan pernah terungkap. Berawal dari kejadian itulah, paman dan bibi Mawar kalau keponakannya menjadi korban pemerkosaan mahasiswa bejat.
Paman Mawar yang enggan namanya dionlinekan, Jumat (17/4) mengatakan kejadian pemerkosaan ini diketahuinya berawal ketika pada suatu Mawar kumpul-kumpul dengan teman-teman satu grup band San di tempat terbuka seputaran LC Dauh Waru, Jembrana sambil menegak minuman keras. Sedangkan San sendiri tidak ada.
Kondisi ini membuat Mawar dicekam ketakutan namun tidak bisa berbuat apa-apa lantaran di tempat tersebut sepi dan gelap serta tidak ada satupun orang melintas. Mungkin lantaran pengaruh alkohol, teman-teman San mulai menunjukkan gelagat ingin memperkosa Mawar. Disaat itulah, Ay, teman dekat Mawar melintas dengan menggunakan sepeda motor dan langsung menyelamatkan Mawar dari kerumunan laki-laki yang siap memangsanya.
Melihat Mawar diselamatkan Ay, teman-teman San diantaranya Sal dan Wan mengejarnya namun upaya pengejaran tersebut gagal karena Ay yang membonceng Mawar berhasil meloloskan diri. “Malam itu Mawar tidak pulang dan akhirnya diketahui diselamatkan Ay. Dari situlah kami baru tahu kalau Mawar disetubuhi oleh dia (Yan, red),” terang paman Mawar.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3912 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3078 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2104 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2054 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun