Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Kemenkes Catat 57 Petugas Pemilu 2024 Meninggal, Terbanyak di Jabar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 57 petugas Pemilu 2024 meninggal dunia. Jumlah terbanyak ada di Jawa Barat.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan laporan ini berdasarkan data pada 10 Februari 2024 hingga 17 Februari 2024 pukul 18.00 WIB. Petugas Pemilu yang meninggal itu mencakup Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga Perlindungan Masyarakat (Linmas).
"Ini bukan data (korban meninggal) KPPS saja, ada petugas lainnya," kata Nadia kepada CNNIndonesia.com, Minggu (18/2).
Belum ada informasi data terbaru hingga Senin pagi ini, apakah jumlah petugas meninggal dunia bertambah atau tidak.
Kemenkes merinci petugas Pemilu 2024 yang meninggal mayoritas adalah KPPS. Nadia menyebut ada 29 KPPS yang kehilangan nyawanya dalam tugas tersebut.
Sedangkan sisanya ada 10 Linmas, 9 saksi, 6 petugas, 2 Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan 1 dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Berdasarkan sebaran di tiap daerah, petugas yang meninggal paling banyak di Jawa Barat, yakni mencapai 13 kasus.
Setelah itu, di Jawa Timur sebanyak 12 kasus, Jawa Tengah 11 kasus, dan DKI Jakarta 6 kasus. Kemudian, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Banten, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan masing-masing 2 kasus.
Sementara itu, sisanya terjadi di Riau, Sumatera Barat, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara dengan masing-masing 1 kasus kematian.
Ia kemudian merinci rentang usia korban jiwa tersebut. Nadia mengatakan 57 petugas meninggal didominasi usia 41 tahun-50 tahun, yakni ada 18 korban.
Kemudian, 15 pasien usia 51 tahun-60 tahun, 8 korban berumur 31 tahun hingga 40 tahun, 7 pasien usia 21 tahun-30 tahun, 5 korban dengan usia di atas 60 tahun, dan 4 pasien lainnya berumur 17 tahun sampai 20 tahun.
Selain korban jiwa, Kemenkes mencatat ada 8.381 petugas Pemilu 2024 yang mengalami gangguan kesehatan alias sakit. Rinciannya, 4281 KPPS, 1040 PPS, 1034 petugas, 707 saksi, 694 Linmas, 381 Bawaslu, dan 244 PPK.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1491 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1124 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 968 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 859 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik