Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Kepala SMK TI Bali Global Badung Buka Suara Pasca-Kecelakaan Bus
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bus pariwisata Sakhindra Trans mengalami kecelakaan maut yang menewaskan 4 orang pada Rabu, (8/1/2025) malam. Bus tersebut diduga mengalami rem blong lalu menabrak mobil dan motor di jalanan menurun di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.
Kepala SMK TI Bali Global Badung, Bali, I Made Indra Aribawa mengakui sebanyak 150-an siswa kelas 11 mengikuti kunjungan ke sejumlah pusat industri dan pengembangan IT.
Mereka berkunjung ke tiga kota, yakni Semarang, Yogyakarta dan Malang sejak 5 hingga 9 Januari 2025.
"Kami bersyukur seluruh siswa kami selamat tanpa luka serius atau ringan, termasuk guru. Hanya mereka masih syok. Yang kami sayangkan, dan kami turut berduka ada masyarakat pengguna jalan yang jadi korban," jelasnya, kemarin,(Kamis,(9/1/2025) di Badung.
Informasi terakhir (Kemarin), seluruh guru pendamping masih dimintai keterangan oleh polisi.
Sementara semua siswa masih berada di salah satu rumah makan untuk menunggu kepastian pulang ke Bali. Rencananya mereka akan dikawal pulang sampai Ketapang, Gilimanuk.
"Kami dapat info bahwa Kapolres Batu akan menemui siswa di rumah makan. Jadi mungkin setelah BAP, atau mekanisme seperti apa di sana, untuk dapat izin pulang, kami masih tunggu," ujarnya.
Rombongan berangkat dari Bali sejak 5 Januari 2025. Ada empat bus yang disiapkan pihak travel. Mestinya, sesuai jadwal, para siswa kembali dari kunjungan industri hari ini dan direncanakan tiba sekitar pukul 12.00 WITA.
"Kegiatan kami adalah kunjungan industri yang sudah direncanakan sejak empat bulan lalu. Jadi sesuai ketentuan surat edaran Disdikpora Bali, kami sudah cek semua kelengkapan izin travel, kelayakan bus dan kesehatan awak bus dan sopir. Dari data-data semua dinyatakan laik," paparnya.
Dirinya berharap, para siswa segera bisa dipulangkan agar tidak menimbulkan trauma berkepanjangan bagi siswa.
"Kami masih intens komunikasi dengan guru, dengan travel. Orangtua siswa khawatir tapi mereka mengerti bahwa ini musibah. Kami harap semua klir," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 557 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 422 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 421 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan