Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 5 Agustus 2026
Kepiting Goa Giri Putri Masuk Kategori Terancam Punah
Sabtu, 6 Agustus 2016,
07:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Nusa Penida. Selain dikenal dengan keindahan alamnya, Pulau Nusa Penida Klungkung, juga memiliki spesies unik Kepiting langka yang hidup di dalam Goa Giri Putri. Kelompok kepiting langka tersebut berada di Pura Giri Putri, Karangsari, Desa Suana. Terdapat sekitar 37 ekor kepiting yang hidup di dalam goa.
I Gede Nyoman Bayu Wirayudha, Founder Friends of The National Parks Foundations (FNPF) mengatakan, kepiting langka ini pertama kali ditemukan pada tahun 1993 dengan panjang 15-24 mm dengan capit berwarna orange. Kepiting ini tidak pernah membawa cangkang di punggungnya. Spesies ini bisa dijumpai di dalam goa yang berada di tengah goa Pura Giri Putri.
Dilansir suaradewata, kepiting langka ini lebih senang berada di lumpur goa dan celah-celah goa. Sejak pertama ditemukan, kondisinya memperihatinkan, dimana terjadi penurunan jumlah kepiting yang hidup di dalam goa.
Karena alasan tersebut, Internasional Union The Conservation of Nature (IUCN), sebuah perkumpulan koservasi alam Internasional, menempatkan Kepiting Goa Giri Putri ini kedalam daftar merah terancam punah ( red list of threatened species ) kategori kritis.
"Kami berharap peran serta masyarakat setempat desa, serta pemedek atau perziarah, agar bersama menjaganya dan tetap mematuhi aturan yang ada ketika memasuki goa,"ujar Bayu.
Kepiting langka ini juga menarik perhatian keluarga Kerajaan Belanda Princess Laurentien dan Prince Costantijn yang mengajak ketiga anaknya untuk berkunjung ke Nusa penida. Didampingi Kantor Lingkungan Hidup Klungkung I Ketut Sujana, Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Kepala UPT Kawasan Koservasi Perairan Nusa Penida I Nyoman Karyawan, Kasi Sosbud I Dewa Ketut Suspriawijaya serta relawan yayasan FNPF, Kamis (4/8/2016).
" Spesies langka ini perlu dijaga. Masyarakat setempat dan peziarah agar ikut menjaga bersama, cukup dengan mematuhi aturan yang ada. Saya sangat senang melihat masyarakat antusias menjaga kepiting goa, " kata Princess Luarentien dan Prince Costantijn. [bbn/sdc/psk]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 854 Kali
02
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 782 Kali
03
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 768 Kali
04
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 396 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026