Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Ketua DPRD Tabanan Hadiri Pemelaspasan Pelinggih Pura Ibu Meliling
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga S.Sos hadir di tengah masyarakat untuk memenuhi undangan Pemelaspasan Pelinggih Pura Ibu Meliling di Banjar Meliling Kangin, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan pada Rabu, (5/10). Pada kesempatan itu, Made Dirga mengungkapkan rasa bangga masyarakat semangat dalam beryadnya.
“Saya bergembira warga tetap semangat beryadnya, meski dalam kedaan terbatas dan ekonomi sulit. Kekompakan yang paling penting,” ujarnya seusai acara uleman.
Pada uleman di Banjar Meliling Kangin ini turut hadir anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Purnaya dan hadir perwakilan anggota DPR RI I Made Urip.
“Selain menjalin kekompakan, dengan yadnya warga tetap bisa menjaga hubungan harmonis dengan Ida Sang Hyang Widi Wasa, dengan sesama dan alam,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini berpesan, setiap kegiatan masyarakat agar mengutamakan protokol kesehatan. Minimal menggunakan masker atau menjaga tangan tetap steril dengan handsenitizer.
“Bagaimana pun virus Covid-19 masih ada. Ketika ada program vaksin dan booster saya harapkan masyarakat antusias,” ujarnya.
Selain itu, Ia menyampaikan dengan dilaksanakannnya G20 situasi pariwisata Bali berangsur pulih dengan mulai berdatangnnya wisatawan mancanegara.
“Semoga sesuhunan tetap memberikan keselamatan dan anugrahnya pada Bali sehingga situasi kembali normal,” ujarnya.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3401 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 2782 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1908 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan