Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Klungkung Perpanjang Kerja Sama JKN Demi Jaga UHC

Kamis, 18 Desember 2025, 17:06 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/jamkesnews.bpjs-kesehatan.go.id/Klungkung Perpanjang Kerja Sama JKN Demi Jaga UHC.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan kerja sama kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama satu tahun ke depan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kepastian akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Ruang Rapat Bupati Klungkung, Selasa (16/12). Agenda ini sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam menjaga capaian Universal Health Coverage (UHC).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung, Gusti Ngurah Catur Wiguna menyampaikan apresiasinya atas komitmen Pemkab Klungkung. Ia memaparkan beberapa hal penting terkait fokus program ke depan.

“Sangat membanggakan karena hingga saat ini Pemkab Klungkung masih berkomitmen untuk menjaga kepesertaannya 12 bulan ke depan, saya berkesempatan melaporkan kepada Bapak Bupati jumlah peserta, biaya layanan kesehatan di tahun sebelumnya, hingga hal-hal apa saja kedepannya yang harus kita tingkatkan demi memberikan layanan terbaik kepada peserta,” ungkap Catur.

Catur menegaskan sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029, target kepesertaan JKN mencakup 99% penduduk Indonesia pada 2029. Namun, Kabupaten Klungkung tahun 2025 telah mencatatkan kepesertaan JKN sebesar 100%.

Selain itu, Klungkung masuk dalam daftar daerah yang mencapai UHC di atas 98%. Cakupan kepesertaan JKN di wilayah ini mencapai 225.322 jiwa dengan tingkat keaktifan peserta 213.096 jiwa atau 94,94% dari total penduduk 224.454. Angka ini berada di atas rata-rata nasional.

“UHC tentunya tidak hanya mengenai cakupan kepesertaan seluruh penduduk namun juga memastikan setiap orang memiliki akses pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu tanpa hambatan finansial,” tambahnya.

Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan manfaat JKN telah dirasakan masyarakat sehingga kerja sama perlu dilanjutkan.

“Tentunya yang sudah baik pada kerja sama sebelumnya harus dilanjutkan pada tahun berikutnya, tetapi terlepas dari banyaknya masyarakat yang terbantu, masih ada diantaranya yang mengeluh, saya tidak menyalahkan instansi manapun, justru ini harus menjadi landasan bagi semua pihak untuk satu tujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam hal kesehatan melalui Program JKN,” tegasnya.

Secara nasional, hingga Oktober 2025 pemanfaatan pelayanan kesehatan mencapai 893.529 kasus per tahun, dengan pembiayaan sebesar Rp167 miliar. Adapun kasus katastropik tertinggi adalah jantung dengan pembiayaan Rp22 miliar, stroke Rp7,4 miliar, dan kanker Rp3,5 miliar.

Kasus hipertensi menjadi kasus terbanyak di faskes tingkat pertama dan lanjut sepanjang periode tersebut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: BPJS Klungkung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami