Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 24 Mei 2026
Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Ibu-Anak Ditemukan Tewas Berpelukan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hingga Sabtu (4/3/2023), korban terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara terus bertambah.
Korban warga meninggal dunia di pemukiman Kampung Tanah Merah, Plumpang, Koja, Jakarta Utara masih ditemukan pada Sabtu pagi.
Korban meninggal dunia yang baru ditemukan dan telah dievakuasi yakni ibu dan anak. Keduanya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Saat ditemukan, badan ibu dan anak tersebut sudah hangus terbakar serta tertimbun reruntuhan rumahnya. Ketika ditemukan, posisi ibu dan anak tersebut sedang berpelukan.
Awalnya, petugas Palang Merah Indonesia atau PMI menyisir bangunan rumah-rumah warga pascaterjadinya kebakaran. Setiap puing-puing disisir sampai akhirnya ditemukan korban tertimbun.
Tampak petugas awalnya sempat kesulitan melakukan evakuasi korban. Terlebih banyaknya warga yang berkerumun menyaksikan proses tersebut.
Akhirnya korban berhasil dievakuasi petugas gabungan. Kemudian korban dimasukkan ke dalam mobil ambulans dan dibawa ke Rumah Sakit Polri.
Untuk diketahui, pada Jumat malam (3/3), sekitar pukul 20.20 WIB, pipa bahan bakar minyak di kawasan Depo Plumpang di Jalan Tanah Merah Bawah RT012/09 Koja, Jakarta Utara, terbakar.
Pertamina berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk para korban yang terdampak insiden kebakaran tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2039 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1881 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1393 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1273 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah