Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 200 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jumlah korban tewas akibat gempa Jepang bertambah menjadi 202 orang pada Selasa (9/1), sementara korban luka tercatat 565 orang.
Dilansir AFP, pemerintah di daerah Ishikawa yang paling terdampak gempa menyebut jumlah orang yang masih dinyatakan hilang hingga kini masih ada 102 orang.
Polisi dan tim penyelamat setempat masih terus melakukan operasi pencarian besar-besaran. Lebih dari 28 ribu orang juga masih berlindung di pusat-pusat evakuasi di Prefektur Ishikawa.
Kyodo News melaporkan di pasar Wajima, sekitar 200 bangunan hancur dalam kebakaran yang terjadi saat gempa pada Senin (1/1) itu. Kebakaran besar itu terjadi karena ada banyak bangunan kayu di pasar pagi berusia lebih dari 1.000 tahun yang populer di kalangan wisatawan.
Pascagempa dengan magnitudo 7,5 pada Senin (1/1) lalu, sekitar 23 ribu rumah tangga di Ishikawa terdampak pemadaman listrik dan 66 ribu rumah tangga juga kesulitan mendapat aliran air bersih.
Pemadaman listrik dan air juga berdampak pada rumah sakit dan fasilitas perawatan lansia.
Pekan ini kabinet Perdana Menteri Fumio Kishida menyetujui alokasi dana sebesar 4,74 milyar yen (setara Rp500 milyar) dari dana cadangan dalam anggaran tahun fiskal 2023, untuk mendukung para korban gempa di Semenanjung Noto.
Pemerintah Jepang juga berencana meningkatkan dana cadangan yang dialokasikan dalam rancangan anggaran sebesar 500 milyar yen untuk mendanai upaya pemulihan bencana.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3316 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 915 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 674 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun