Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Korban Warga Aussie Bertambah
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Korban keganasan aksi pedofilia yang dilakukan seorang Warga Negara Australia, Granfield Philip Robert alias Philip (61) di Buleleng bertambah, setelah AR (18) dan WR (18) keduanya pelajar disebuah SMA Swasta di Buleleng Jumat (8/8) dua korbannya lagi, ND (16) dan SG (16) yang masih duduk di bangku SMP diperiksa polisi untuk menguatkan perbuatan cabul yang dilakukan Warga Aussie tersebut.
"Memang kasus ini sudah lama kita selidiki dan baru kita bisa ungkap dari rekaman video yang ada, perkembangannya hingga saat ini masih kita perdalam dan sementara empat korban sudah kita periksa secara intensif," ungkap Kapolres Buleleng, AKBP. Rudolf Albert Rodja.
Dalam penyelidikan yang dilakukan polisi di lapangan diketahui korban aksi pedofilia yang dilakukan pelaku Philip akan bertambah," yang jelas kita tunggu saja hasil penyelidikan di lapangan, sejumlah nama sebagai korban telah dicatat dan tengah diselidiki, kemungkinan korban akan bertambah lebih banyak lagi," ujar Rudolf Rodja didampingi Pahumas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.
Dalam kesaksian dua korban yang masih duduk di bangku SMP tersebut mengungkapkan hasil tidak berbeda jauh dengan pengakuan dua korban sebelumnya, dimana dalam aksinya, pelaku Philip selalu mengajak korban ke rumahnya di Jalan Tasbih, Gg Buntu No. 1 Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng.
Sementara, pelaku pedofilia dari Negeri Kanguru tersebut, Granfield Philip Robert alias Philip telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Buleleng dengan jeratan 82 UU. RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 292 KUHP tentang perbutaan cabul. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 342 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 273 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 218 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun