Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Koster Ragukan Isu 100 PHK di Badung: Itu Aneh dan Nggak Mungkin
BERITABALI.COM, BADUNG.
Gubernur Bali Wayan Koster meragukan kabar adanya 100 pekerja pariwisata di Kabupaten Badung yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Ia menyebut isu tersebut aneh, terlebih di sektor perhotelan yang saat ini sedang menunjukkan tren positif.
“Apakah ada PHK? Menurut saya ini aneh. Nggak mungkin lah, terutama untuk sektor hotel,” ujar Koster saat menghadiri acara Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) ke-11 di BICC Nusa Dua, Kamis (12/6/2025).
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Koster menyebut tingkat hunian hotel di Bali saat ini rata-rata mencapai 57 persen. Bahkan, di kawasan-kawasan unggulan seperti Nusa Dua, Sanur, Kota Denpasar, dan Ubud, Kabupaten Gianyar, tingkat okupansi hotel berada di angka 70 hingga 90 persen.
Koster menduga, kabar soal PHK ini berasal dari pihak-pihak yang tidak puas. “Ini pasti gosip orang yang sakit hati. Nggak yakin saya itu,” tegasnya.
Selain itu, Koster mengungkapkan bahwa pendapatan daerah dari pajak hotel dan restoran juga mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Kalau pajak naik, masa dia PHK? Kan lucu,” tambahnya.
Ia memastikan, sejauh ini tidak ada gelombang PHK di sektor pariwisata Bali. “Saya pastikan enggak. Mungkin di luar pariwisata ada,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1314 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1010 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 847 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 758 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik