Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kronologi Kakek dan Cucu Hanyut di Tukad Yeh Aye Buleleng, Ditemukan Tewas

Rabu, 8 April 2026, 17:27 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kronologi Kakek dan Cucu Hanyut di Tukad Yeh Aye Buleleng, Ditemukan Tewas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Peristiwa tragis menimpa seorang kakek dan cucunya di Tukad Yeh Aye, Banjar Dinas Kanginan, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Keduanya dilaporkan hanyut dan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Seizin Kapolres Buleleng, Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yonana Rosalin Diaz mengatakan, korban bernama I Ketut Budasa (61) dan Gede Vikram Kabinawa (6) dilaporkan hanyut pada Selasa (7/4) kemarin, saat sedang mandi di Tukad Yeh Aye.

"Awalnya cucunya terpeleset, kemudian hanyut. Kakeknya sempat berupaya melalukan pertolongan, namun sang kakek juga ikut terpeleset dan terseret arus. Sehingga keduanya hanyut terbawa derasnya arus," jelas Iptu Yohana.

Kejadian bermula saat keduanya mandi di aliran sungai tersebut. Cucunya diduga terpeleset di area yang licin hingga akhirnya terseret arus. Melihat kejadian itu, sang kakek berusaha menolong, namun justru ikut terpeleset dan hanyut bersama cucunya.

Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari Pos SAR Buleleng, BPBD, TNI-Polri, aparat desa serta warga setempat langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada Selasa sore sekitar pukul 17.50 Wita. Korban I Ketut Budasa ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, tersangkut di bebatuan di aliran sungai.

Sementara itu, pencarian terhadap Gede Vikram Kabinawa dilanjutkan pada Rabu (8/4) pagi. Sekitar pukul 07.00 Wita, petugas menerima informasi dari seorang warga bernama Nyoman Pole Sariawan yang melihat tubuh seorang anak mengapung di area muara Bendungan Tamblang.

"Berangkat dari informasi itu, petugas bergegas menuju ke Bendungan Tamblang, untuk melakukan evakuasi. Korban kedua juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Iptu Yohana.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian resmi dihentikan pada pukul 08.45 Wita.

"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah, sehingga jenazah kedua korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," tandas Iptu Yohana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami