Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kronologi Turis Cina Diduga Diperkosa di Pecatu, Pelaku Diburu

Rabu, 25 Maret 2026, 17:57 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Kronologi Turis Cina Diduga Diperkosa di Pecatu, Pelaku Diburu.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Seorang turis asal Cina berinisial RF (22) mengaku menjadi korban pemerkosaan oleh pria tak dikenal usai menghabiskan waktu di sebuah bar di kawasan Pecatu, Kuta Utara.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban melintas di Jalan Labuan Sait, Pecatu, Kabupaten Badung, pada Senin, 23 Maret 2026 dini hari.

Korban yang mengalami syok berat kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Laporan tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, pada Rabu, 25 Maret 2026.

Kejadian bermula sekitar pukul 01.00 WITA saat korban bersama rekannya berinisial AK, perempuan asal Kazakhstan, mendatangi Bar II Salotto Bali di Pecatu, Kuta Selatan.

Keduanya mengonsumsi minuman beralkohol hingga sekitar pukul 04.00 WITA. Setelah itu, rekan korban lebih dulu meninggalkan lokasi, disusul korban beberapa saat kemudian. Namun, korban mengaku tidak menyadari sudah berada di atas sepeda motor yang dikendarai pria tak dikenal.

"Diduga dalam kondisi mabuk alkohol korban baru sadar bahwa dirinya di atas sepeda motor yang dikendarai oleh seorang laki-laki tak dikenal berkaus biru gelap," ungkap Kombes Ariasandy.

Dalam perjalanan, korban melihat pelaku membawanya ke jalan dengan kondisi relatif sepi, diapit pepohonan dan rerumputan dengan penerangan terbatas.

Pelaku kemudian menghentikan kendaraannya di pinggir jalan. Saat korban mempertanyakan alasan berhenti, pelaku justru mengajak korban melakukan hal tidak pantas.

Korban menolak ajakan tersebut. "Tapi ajakan tersebut ditolak korban dengan mengatakan 'No No'," bebernya. Meski demikian, pelaku tetap memaksa korban hingga akhirnya turun dari sepeda motor dan dibawa ke semak-semak di sekitar lokasi.

"Dari pengakuan korban, ia terus dipaksa hingga merasa ketakutan dan menangis. Korban terpaksa merebahkan dirinya di atas semak-semak. Pelaku kemudian menurunkan celana dalam korban lalu melakukan perbuatan tidak senonoh," jelas Ariasandy.

Peristiwa itu berlangsung sekitar dua hingga tiga menit. Setelah kejadian, korban meminta diantarkan kembali ke tempat menginapnya. Pelaku kemudian mengantar korban ke penginapan di kawasan Jalan Pantai Berawa, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 06.00 WITA, pelaku sempat kembali mengajak korban, namun ditolak. Korban kemudian memberikan uang kepada pelaku agar segera pergi.

"Baru sampai di tangga menuju kamar, korban baru menyadari bahwa handphone-nya masih dibawa pelaku. Ia langsung keluar mencari pelaku namun pelaku sudah tidak ada. Kejadian ini masih dalam penyelidikan," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami