Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 19 Mei 2026
Kunjungi Kubu Hobbit, Koster-Ace Apresiasi Objek Wisata Alternatif
Selasa, 3 April 2018,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace) berkesempatan mengunjungi objek wisata alternatif Kubu Hobbit di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabubaten Buleleng, Senin (2/4/2018).
[pilihan-redaksi]
Didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana serta kader PDIP Nyoman Sutjidra, Cagub Wayan Koster dan Cawagub Tjok Oka Arta Ardana Sukawati menggunakan kesempatan itu untuk berswafoto di tiruan rumah kaum Hobbit.
Didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana serta kader PDIP Nyoman Sutjidra, Cagub Wayan Koster dan Cawagub Tjok Oka Arta Ardana Sukawati menggunakan kesempatan itu untuk berswafoto di tiruan rumah kaum Hobbit.
Cagub Wayan Koster sangat mengapresiasi keberadaan Kubu Hobbit yang mampu menjadi objek wisata alternatif di Kabupaten Buleleng. Apalagi objek wisata yang berdiri di lahan seluas 41 are ini juga mampu sebagai wahana pendidikan serta arena wisata keluarga.
"Di sini pengunjung juga disuguhkan makanan tradisional Bali yang diolah secara alami. Sangat bagus sekali. Yang seperti ini patut kita dukung agar makin berkembang sehingga akan lebih banyak lagi muncul objek wisata alternatif seperti ini," jelasnya.
Dengan begitu lanjutnya, akan lebih menggairahkan dunia pariwisata khususnya di Buleleng. Selain itu menurutnya, objek wisata alternatif akan mampu menyerap tenaga kerja lokal setempat.
"Sekali lagi, kami sangat apresiasi dan dukung, karena mampu mengangkat potensi lokal, mulai dari atraksi petik buah jeruk langsung dari pohonnya. Jadi anak-anak khususnya yang dari kota ke sini punya pengalaman menarik. Karena di kota seperti Denpasar, buah jeruk Bali sudah hampir tidak ada lagi pohonnya," terangnya.
Sementara pemilik Kubu Hobbit Ketut Sudiarta mengatakan bahwa usaha ini dirintisnya sejak setahun lalu. Awalnya ia terinspirasi dari film layar lebar Lord of The Ring.
"Di Selandia Baru lebih dulu sudah ada. Kaum Hobbit itu bukan kurcaci tapi manusia yang kira-kira tingginya kurangnya 110 cm. Mereka menyukai lingkungan yang asri dan bersih serta hidup harmonis dengan alam," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Para pengunjung Kubu Hobbit sendiri menurut dia, rata-rata sebagian besar berasal dari Singaraka, Kota Denpasar, Gianyar dan Tabanan. "Kalau hari biasa jumlah pengunjungnya masih sedikit, tapi biasanya hari libur lebih ramai," sebutnya.
Para pengunjung Kubu Hobbit sendiri menurut dia, rata-rata sebagian besar berasal dari Singaraka, Kota Denpasar, Gianyar dan Tabanan. "Kalau hari biasa jumlah pengunjungnya masih sedikit, tapi biasanya hari libur lebih ramai," sebutnya.
Selanjutnya ia berharap dengan kunjungan para tokoh semacam Wayan Koster dan Cok Ace akan mampu ikut mendongkrak jumlah kunjungan ke Kubu Hobbit. "Semoga dengan kunjungan Pak Koster dan Pak Cok Ace akan makin mempopulerkan Kubu Hobbit sehingga imbasnya jumlah pengunjung bisa meningkat," harapnya.
Di tempat ini, Koster-Ace mencici kuliner khas Kubu Hobbit seperti sate keladi, nasi sawi dan jaje lalklak yang diolah dari berbagai buah-buahan. Para warga pun berebut berswafoto dengan Koster-Ace.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1579 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1192 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1038 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 912 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026