Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Lahan Pertanian di Canggu Menyempit
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pesatnya pembangunan cafe dan vila di kawasan Badung, utamanya di Kecamatan Kuta Utara, membuat lahan pertanian yang ada di daerah ini semakin terjepit. Kondisi ini diperparah karena ahli waris lahan pertanian yang ada di daerah ini minim pengetahuan tentang pertanian.
Di kawasan Canggu misalnya. Selain dikenal dengan panorama pantainya yang indah, kawasan ini juga memiliki hamparan sawah yang memikat hati.
Akibatnya, investor berlomba-lomba membeli tanah di daerah ini untuk membangun hotel dan vila. Parahnya, pembangunan di daerah ini pun menjadi tidak terkendali, sehingga kawasan persawahan yang semula menjadi primadona, secara perlahan mulai berkurang. Made Nata, salah satu petani di Canggu mengatakan, pemandangan di Canggu kini sudah tidak eksotis lagi.
Ini disebabkan pembangunan vila yang tidak terkendali, dan juga penataannya yang kurang baik. “Sekarang vilanya ada banyak sekali. Pembangunannya pun tidak memperhatikan tata letak, sehingga terlihat megaburan (berantakan-red),” ujar Nata
Nata sendiri hanya memiliki lahan seluas 10 are untuk ditanami. Sedangkan sisanya sudah ia jual untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Ketika ditanya mengapa ia tidak menjual sawahnya, Nata mengatakan tidak akan menjual sawahnya itu.
Terlebih sawah tersebut merupakan sawah warisan orang tuanya. “Ini warisan turun temurun dari orang tua saya. Saya takut tulah kalau sawah ini dijual. Lebih baik saya melanjutkan bertani meskipun hasilnya tidak banyak,” tandas Nata.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 532 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 411 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik