Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Lari Pagi, Tukang Ukir Ditemukan Jadi Mayat
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang penderita epelipsi asal Banjar Madangan Petak Kaja, Gianyar ditemukan telah menjadi mayat. Pria bernama lengkap I Nyoman Sutarma (38) tewas ketika sedang olah raga lari pagi.
Berdasarkan keterangan di TKP, korban sendiri kerap olahraga lari di pagi hari. Pria yang kesehariannya sebagai tukang ukir ini, Senin (15/9), sekitar pukul 10. 30 Wita ditemukan telah menjadi mayat di kampung halamannya Banjar Madangan, Petak Kaja, Gianyar.
Baca juga:
Gelombang 4 Meter Terjang Pesisir Gianyar
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Perbekel (kepala desa) Petak, I Ketut Mahardika, korban seuasi lari pagi beristirahat di bawah pohon kamboja wilayah setempat.
Tiba-tiba, penyakit epilepsi korban kumat dan terjatuh ke parit tanpa air. Karena jatuh telungkup, kemungkinan korban tewas karena nafasnya sesak.
Korban ditemukan pertama kali oleh kerabatnya, I Made Ngenteg. Begitu ditemukan, Ngenteg bersama warga lainnya melaporkan kasus ini ke Mapolsek Gianyar.
Baca juga:
Gelombang 4 Meter Terjang Pesisir Gianyar
Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnatha ketika dimintai keterangannya membenarkan kejadian ini. Tak ada tindakan kriminal pada kejadian ini. Korban tewas murni lantaran terpeleset, dan menderita penyakit Epelipsi.
“ Setelah kami selidiki tak ada unsur tindakan kriminal dalam kasus ini, “ ungkapnya. (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6020 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2350 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan