Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Libatkan 149 Personil dan Telan Dana 520 Juta
Jakarta
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penampilan kolosal Tim Kesenian Kabupaten Buleleng sebagai Duta Propinsi Bali dalam ajang Pawai Budaya Nusantara 2008 di Jakarta menelan dana 520 juta rupiah dan melibatkan 149 personil para seniman dan official, dimana anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Buleleng dan Propinsi Bali.
"Anggaran untuk kegiatan di Jakarta ini menelan biaya 520 juta rupiah dan dipersiapkan dari anggaran perubahan mendahului dari APBD Buleleng sebesar 400 juta rupiah dan dari propinsi Bali sebesar 120 juta, baik untuk persiapan maupun saat pelaksanaan pawai ini," ungkap Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Puja Erawan.
Besarnya biaya yang diperlukan dalam Pawai Budaya Nusantara 2008 tidak terlepas dari upaya Kabupaten Buleleng untuk mempertahankan Juara Umum dan Juara Favorit yang diraih dalam ajang serupa tahun lalu.
"Setelah empat belas tahun Bali melalui Buleleng kembali meraih juara dan mampu mengawinkan dengan juara favorit, inilah yang menjadi beban kita, sehingga secara all out baik tenaga, pikiran maupun dana kita siapkan, apalagi dua kereta perang yang kita tampilkan pesanan bapak presiden," ujar Puja Erawan.
Menurut rencana, Tim Kesenian Kabupaten Buleleng sebagai Duta Propinsi Bali tampil sebagai pembuka pada Pawai Budaya Nusantara serangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-63 di Istana Negara Jakarta. (kwk/sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 344 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 291 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 221 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun