Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Libur Idulfitri, Kintamani Ramai Dikunjungi Ribuan Wisatawan
BERITABALI.COM, BANGLI.
Libur panjang Idulfitri 2025 menjadi momen meningkatnya kunjungan wisatawan ke objek wisata Kintamani, Bangli.
Hingga Rabu (2/4/2025), jumlah wisatawan yang datang ke kawasan ini sudah mencapai lebih dari 4.000 orang per hari, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Hingga saat ini, keindahan Kintamani masih menjadi primadona bagi para pelancong yang berlibur ke Bali. Kawasan ini terkenal dengan pemandangan spektakuler Gunung Batur yang masih aktif dan Danau Batur yang memesona. Kombinasi pegunungan, danau, hamparan lahar, serta perkebunan membuat wisatawan betah bersantai menikmati udara sejuk.
Dari data yang dihimpun di pos pemungutan tiket, peningkatan jumlah wisatawan mulai terlihat sejak 31 Maret 2025 dengan lebih dari 2.000 pengunjung. Hingga 2 April 2025, jumlah kunjungan tercatat lebih dari 4.000 orang dan diprediksi terus meningkat seiring berlanjutnya musim liburan.
Salah satu wisatawan, Sabila, mengaku sangat terkesan dengan keindahan alam Kintamani. "Walaupun sudah pernah datang, saya tetap senang berlibur ke Kintamani. Pemandangannya luar biasa dan udaranya sejuk," ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Yumna yang berharap kebersihan dan keasrian Kintamani tetap terjaga. "Saya harap kebersihannya tetap dijaga agar tidak rusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab," katanya.
Namun, beberapa pengunjung juga mengeluhkan kurangnya fasilitas penunjang seperti tempat duduk untuk bersantai serta sulitnya mencari lahan parkir di kawasan wisata tersebut.
Berbeda dengan lonjakan wisatawan yang menikmati keindahan alam, para pedagang di kawasan ini justru mengalami penurunan omzet. Ni Komang Budiasih, seorang pedagang pakaian, mengatakan bahwa meskipun Kintamani ramai dikunjungi, jumlah wisatawan yang berbelanja jauh berkurang dibanding tahun sebelumnya.
"Tahun lalu, dalam sehari bisa ada sekitar 10 orang yang membeli, sekarang paling hanya satu sampai tiga orang saja," keluhnya.
Diharapkan, seluruh pihak dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Kabupaten Bangli sehingga tidak hanya menarik wisatawan tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5839 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan