Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Mantan Perawat Penusuk Ayah Kandungnya Hingga Tewas Dikenal Temperamental
Senin, 3 Juni 2019,
16:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Tersangka HN (30), mantan perawat di RSUD Kota Mataram, pelaku pembunuhan terhadap ayah kandungnya sendiri, memang dikenal temperamental.
[pilihan-redaksi]
Di tempat tinggalnya RT03 Lingkungan Karangbaru Selatan Kelurahan Karangbaru, Mataram, tempat kejadian perkara, pelaku diketahui kerap membawa pisau saat berada di kamarnya. Sebelum aksinya melakukan penusukan kepada ayah kandungnya, H Muh Nurahmad, (64) pada Sabtu (1/5) lalu, pelaku juga bersitegang dengan ibunya sendiri. Bahkan saling lempar, dengan bukti sebuah botol pengharum ruangan di TKP.
Di tempat tinggalnya RT03 Lingkungan Karangbaru Selatan Kelurahan Karangbaru, Mataram, tempat kejadian perkara, pelaku diketahui kerap membawa pisau saat berada di kamarnya. Sebelum aksinya melakukan penusukan kepada ayah kandungnya, H Muh Nurahmad, (64) pada Sabtu (1/5) lalu, pelaku juga bersitegang dengan ibunya sendiri. Bahkan saling lempar, dengan bukti sebuah botol pengharum ruangan di TKP.
Bermaksud mengklarifikasi apa yang terjadi, beberapa saat kemudian ayah pelaku membangunkan pelaku. Namun rupa-rupanya pelaku yang sudah siap dengan pisau dapur di tangan, berusaha menahan pintu saat ayahnya menggedor. Korban terhuyung dalam aksi dorong pintu itu, dan menjadi kesempatan pelaku menyerang.

Dengan membabi buta, pelaku yang kini ingin melanjutkan pendidikan S3 di Jakarta itu, menyerang ayah kandungnya. "Ada beberapa luka tusukan di lengan kanan korban, di belakang kepala, dan juga mata. Pelaku menusuk bagian mata saat korban terhuyung menunduk ke depan," jelas Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam, saat jumpa pers, Senin (3/5).
Diperlihatkan beberapa barang bukti kemarin pisau dapur yang digunakan pelaku menusuk ayah kandungnya hingga tewas. Kopiah dan baju berlumuran darah, kaleng pengharum ruangan yang dilempar pelaku ke ibu kandungnya, dan beberapa bukti lain. Diperlihatkan juga kepada wartawan kemarin Hilda, pelaku yang kini ditahan di Polres Mataram.
[pilihan-redaksi2]
Saat ditanya para wartawan, penyebab dia membunuh ayah kandungnya, pelaku malah menangis sesenggukan. Pasalnya, pelaku teringat dengan ayahnya dan mengaku menyesal. Informasi di TKP dan beberapa tetangganya, ada kecemburuan pelaku dengan saudaranya yang lain.
Saat ditanya para wartawan, penyebab dia membunuh ayah kandungnya, pelaku malah menangis sesenggukan. Pasalnya, pelaku teringat dengan ayahnya dan mengaku menyesal. Informasi di TKP dan beberapa tetangganya, ada kecemburuan pelaku dengan saudaranya yang lain.
"Pelaku ingin melanjutkan S3nya, tapi ditolak ayahnya karena tidak mampu. Sedangkan kakaknya sudah dokter spesialis saraf," ungkap seorang kerabat pelaku.
Keterangan Kapolres, pelaku sering beralibi saat ditanya polisi bahwa ayahnya lah, yang berusaha menyerang. Korban sering menanyakan kejelasan pekerjaan pelaku. Pun dengan ibunya, sering menanyakan pekerjaan pasti pelaku, pasca berhenti menjadi perawat di RSUD Kota. Atas kasus KDRT ini pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1510 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1139 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 985 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 874 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026