Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Media Sosial Salah Satu Penyebab Cepatnya Penyebaran Paham Radikal
Selasa, 15 Mei 2018,
10:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Derasnya perkembangan media sosial ditengarai sebagai salah satu sebab cepatnya penyebaran pengaruh paham radikal di tengah-tengah masyarakat. Hal ini dikatakan Peneliti Kajian Pertahanan Keamanan Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI), Diandra Manko, Senin, (14/5) di Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Lebih lanjut, ia mengatakan jika masyarakat tidak mampu menyaring konten-konten terkait radikalisme maka, masyarakat akan sangat gampang diradikalkan pemikirannya dalam konten-konten yang kemungkinan ada dalam media sosial tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan jika masyarakat tidak mampu menyaring konten-konten terkait radikalisme maka, masyarakat akan sangat gampang diradikalkan pemikirannya dalam konten-konten yang kemungkinan ada dalam media sosial tersebut.
"Bisa dijadikan sebagai jalan atau sarana, untuk menyebarkan informasi baik yang radikal maupun non radikal. Serta, dipakai menebarkan konten-konten yang mampu meradikalkan seseorang atau masyarakat juga. Tentunya, seiring dengan semakin cepatnya perkembangan sosial media ditengah-tengah masyarakat itu juga," jelasnya.
Terkait dengan hal tersebut, kata dia penting juga bagi Pemerintah khususnya Badan Inteljen Nasional (BIN) memperhatikan, mana saja Web dengan konten-konten yang menggunakan paham-paham radikal serta mana saja Web yang tidak menggunakan konten-konten paham-paham radikal.
[pilihan-redaksi2]
"Memang Kominfo dan Inteljen sampai saat ini telah banyak menutup beberapa Web dan beberapa konten-konten lainnya terutama terkait dengan menyebarkan paham radikalisme. Akan tetapi, saya kira hal tersebut sangat perlu penyelusuran lebih lanjut lagi. Sehinga, mereka juga bisa mengetahui lebih jauh. Siapa saja yang mengakses Web tersebut," ujarnya.
"Memang Kominfo dan Inteljen sampai saat ini telah banyak menutup beberapa Web dan beberapa konten-konten lainnya terutama terkait dengan menyebarkan paham radikalisme. Akan tetapi, saya kira hal tersebut sangat perlu penyelusuran lebih lanjut lagi. Sehinga, mereka juga bisa mengetahui lebih jauh. Siapa saja yang mengakses Web tersebut," ujarnya.
Manko menambahkan melalui pemetaan semacam itu, maka bisa dilakukan seberapa banyak meski perlu melakukan kampanye terkait dengan paham radikalisme tersebut ke tengah-tengah masyarakat. Selain itu. menurutnya yang tak kalah pentingnya adalah pendidikan baik itu mulai, sejak dini, SD sampai SMP perlu ditanamkan dengan nilai-nilai yang kuat. Misalnya, nilai terkait Kebinekaan maupun Toleransi.
"Jadi, jangan sampai anak usia dini cepat percaya dengan ide-ide untuk mencapai sesuatu itu dengan kekerasan. Tentu itu merupakan tindakan yang radikal," pungkasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8476 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5827 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3651 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026