Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Megawati Saksikan Atraksi Lumba-Lumba
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengunjungi tanah leluhurnya di Buleleng, Mantan Presiden Republik Indonesia, Megawati Sukarno Putri hanya berada di kawasan wisata Lovina, tepatnya di Hotel Melka untuk menyaksikan atraksi Lumba-lumba.
Megawati bersama anak dan cucunya tanpa disertai sang suami Taufik Kiemas, terlihat sangat menikmati atraksi lumba-lumba yang disuguhkan secara khusus di belakang Hotel Melka Lovina. Suasana pengamananpun terlihat sangat kentara diberbagai sudut Kawasan Lovina dan Kota Singaraja.
Kehadiran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarno Putri ke Buleleng tidak ada urusan politik. Kehadiran Megawati murni hanya sekedar nonton antraksi lumba-lumba dan selanjutnya kembali ke Denpasar.
“Ke Melka saja, ibu mengajak cucu-cucunya hanya menonton atraksi lumba-lumba, sekalian mungkin memberitahu ini tanah leluhur eyangnya,†ungkap Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PDI perjuangan Bali, Adenan.
Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PDI perjuangan Bali, Adenan mengungkapkan,
Megawati sebelum ke Singaraja menyempatkan hadir ke Gianyar untuk memberikan support (dukungan, red.) kepada kader PDI Perjuanga serta dukungan moril dalam Pilkada Gianyar.
Dalam kunjungannya selama sehari di Buleleng, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati nampak didampingi, Wakil Bupati Buleleng Made Arga Pinatih, Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan dan pengurus partai PDI Perjuangan lainnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 534 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 413 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 409 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik