Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Membengkak, 12 Tewas Akibat Arak Oplosan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jumlah korban dari pesta miras arak oplosan, pada Sabtu (23/5) malam, di Jalan Sutoyo 45A Denpasar membengkak menjadi 12 orang. Sementara dua korban hidup masih dirawat di RSUP Sanglah dan dua lagi sudah dibawa pulang paksa keluarganya.
Direktur Narkoba Polda Bali, Kombes Pol Kokot Indarto, pada Rabu (27/5), mengatakan, dari fakta yang dikumpulkan jajaran Poltabes Denpasar, para korban sebelumnya sudah pesta miras di rumah kos kosan milik Gede Adiguna di Jalan Sutoyo 45A Denpasar. Info itu diterima petugas, pada Sabtu (23/5).
“Didapat info, ada party minum-minum. Ada campuran 2 liter arak bali, 1 botol jus dan 1 botol Pepsi Blue. Kandungannya seperti apa, belum tahu, tapi sudah diamankan di Poltabes Denpasar,” bebernya.
Dari 12 orang yang meninggal, korbannya masuk rumah sakit dalam waktu yang berbeda beda. Sebagian jasad korban sudah dipulangkan paksa keluarganya.
Saat ini katanya, pihaknya masih melakukan pelacakan guna memburu siapa pemasok arak maut ini ke para korbannya.“Saya sudah perintahkan para Kasat Narkoba untuk melacak pemasok miras itu,” ungkapnya.
Tewasnya 12 warga akibat meminum arak bercampur ethanol (etil alcohol CH3oa) dan menthanol (metoil alcohol C2H5oa), dibenarkan, Kepala Laboratoriun Forensik Mabes Polri cabang Denpasar, Kombes Pol Muhibin, Rabu (27/5).
“Arak yang diminum belasan korbannya, positif berkadar methanol tinggi, diantaranya ethanol 8,8 persen, sementara methanolnya tinggi tapi belum diketahui kadarnya,” jelasnya.
Gejala dari methanol berkadar tinggi ini, tutur Kombes Muhibin, bisa mengakibatkan mata rabun, buta warna bahkan mati.
"Efek spritus terhadap tubuh manusia sangatlah berbahaya. Tergantung ketahanan tubuh manusia itu sendiri. Namun, sejatinya, spiritus bukan untuk diminum tapi pro analis untuk penelitian," jelasnya.
“Methanol di tubuh, akan beraksi tergantung dari ketahanan tubuh. Kalau kadarnya banyak sangat berbahaya,” imbuhnya.
Tim Labfor Mabes Polri di Denpasar, pagi ini telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), di Jalan Sutoyo 54A Denpasar atau tepatnya di belakang supermarket Tiara Dewata.
Tak hanya itu, olah TKP juga dilakukan di Batubulan Gianyar dan Tabanan.Selain itu, anggota labfor juga meneliti tes urine, darah dan muntahan para korban serta bekas botol dan minuman yang digunakan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3399 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 2574 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1895 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan