Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Membludak, Wisdom Masuk Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan libur sekolah benar-benar dimanfaatkan oleh wisatawan domestik (wisdom) untuk melakukan perjalanan wisata ke Bali. Kedatangan wisdom dengan menggunakan mobil pribadi dan bus pariwisata membuat suasana Pelabuhan Gilimanuk padat.
Dari pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (24/12), suasana di Pelabuhan Gilimanuk cukup sibuk dengan membludaknya kedatangan para wisdom yang ingin berwisata ke Bali.
Mereka rata-rata datang dengan menggunakan mobil pribadi maupun bus pariwisata. Lonjakan kendaraan ini memang sudah diprediksi sebelumnya, sebab pengalaman kejadian serupa terjadi pada libur Nataru tahun lalu. Lonjakan seperti ini sudah biasa terjadi, apalagi sekarang bertepatan dengan liburan murid-murid, ujar seorang petugas penyeberangan.
Selain diramaikan dengan kedatangan wisdom, Pelabuhan Gilimanuk juga dipadati oleh jubelan warga Bali perantauan yang ingin pulang kampung dan truk serta bus AKAP yang ingin menyeberang ke Jawa.Kemarin malam malah antreannya sampai keluar parkir pelabuhan, ujar salah seorang pedagang asongan yang mengakupendapatannya naik dua kali lipat.
Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, ketika dikonfirmasi, Kamis (24/12) mengatakan lonjakan kedatangan bus dan mobil pribadi cukup signifikan sekitar 10-15 persen lebih banyak dari hari biasanya.Biarpun melonjak tapi pelum sampai tingkat padat sekali, ujarnya.
Menurut Ospar, untuk mengatasi lonjakan jumlah penumpang pihaknya tetap mengoperasikan 26 kapal yakni 16 kapal motor penumpang dan 10 kapal barang.
Cuaca yang bersahabat juga membantu kelancaran penyebrangan, imbuhnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli